TERAS7.COM – Pemerintah terus mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk meningkatkan daya saing dan menembus pasar global. Melalui berbagai program pendampingan, akses pasar, serta fasilitas peningkatan daya saing, Kementerian Perindustrian berupaya mendukung ekspor industri pengolahan nonmigas. Salah satu program unggulan dalam pengembangan IKM adalah One Village One Product (OVOP), yang bertujuan mengembangkan potensi daerah dengan menghasilkan produk khas yang memiliki daya saing global.
Pada penghujung tahun 2024, IKM Abon Cabe Rawit Hiyung dari Kabupaten Tapin berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam program OVOP dari Kementerian Perindustrian RI dengan predikat Bintang 2.
Penghargaan OVOP ini menjadi bukti keberhasilan IKM Abon Cabe Rawit Hiyung dalam mengembangkan produk unggulan berbasis potensi lokal. Produk ini tidak hanya dikenal di tingkat daerah, tetapi juga semakin mendapat pengakuan nasional.
“Alhamdulillah, ini menjadi satu-satunya IKM di Kalimantan Selatan, bahkan di seluruh Kalimantan, yang mendapatkan OVOP Bintang 2 untuk kategori makanan dan minuman,” ujar Kepala Dinas Perindustrian Tapin, H. Yustan Azidin, S.T., M.T., sesaat setelah menerima sertifikat OVOP di Kantor Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (13/2/2025).
Program OVOP sendiri telah dijalankan oleh Kementerian Perindustrian sejak tahun 2007 dan penghargaan OVOP diberikan setiap dua tahun sekali sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 14 Tahun 2021. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa produk lokal dapat bersaing di pasar nasional dan internasional jika didukung oleh inovasi dan strategi pemasaran yang tepat.
Keberhasilan Abon Cabe Rawit Hiyung ini diharapkan dapat menginspirasi pelaku IKM lainnya untuk terus mengembangkan produk unggulan daerah dan meningkatkan daya saingnya di pasar global. Pemerintah Kabupaten Tapin juga berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan IKM melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi akses pasar guna memperkuat posisi IKM di tingkat nasional maupun internasional.