Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Akibat Banjir Kalsel, Distribusi Beras dan Cabai Terhambat, Harga Pun Meroket
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Akibat Banjir Kalsel, Distribusi Beras dan Cabai Terhambat, Harga Pun Meroket

Sahludin Ichal
Sahludin Ichal 1 Februari 2021, 12.24
Share
IMG 20210201 WA0016 1
SHARE

TERAS7.COM – Beras dan rawit mengalami kenaikan akibat lumpuhnya pasokan dari beberapa wilayah. Senin (01/02/2021)

Rawit mengalami kenaikan mencapai 30 ribu per 1 kilogram (kg), harga normal 80 ribu menjadi 110 ribu per 1 kg.

Kenaikan ini diakibatkan oleh lumpuhnya pasokan di beberapa wilayah yang terdampak banjir, seperti pengaron.

IMG 20210201 WA0017 1

Hal ini diungkapkan oleh Surya pedagang cabe di pasar Kota Banjarbaru.

“Naiknya harga rawit dikarenakan banjir yang melanda petani, seperti dipengaron mereka sulit menanam dikarenakan lahan yang rusak, otomatis rawit langka dan mengalami kenaikan,” ujarnya kepada teras7.com.

Baca juga :

Pasar Murah Balangan ke-54, Seluruh Sembako Ludes Diserbu Warga Lamida Bawah

ULM Suport 24 Kelompok Mahasiswa Modal Wirausaha Pada Program PMW 2026

Gerai Pangan Murah di Desa Jungkal Diserbu Warga, Bahan Pokok hingga Produk UMKM Laris Manis

IMG 20210201 WA0015

Dipasar yang sama Hifiansyah seorang pedagang beras, mengungkapkan hal yang sama pula, banjir menghambat pabrik penggilingan padi di beberapa wilayah, sehingga beras langka dan mengalami kenaikan 1.000 rupiah per kg.

“Pabrik tidak beroprasi karena banjir sehingga hampir semua jenis beras mengalami kenaikan, karna langka,” ungkapnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260722 165547
Lisa Halaby Buka Piala Banjarbaru Emas 2026 U13 dan U15, Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
22 Juli 2026, 22.45
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19

You Might Also Like

Pasar Murah Balangan ke-54, Seluruh Sembako Ludes Diserbu Warga Lamida Bawah

ULM Suport 24 Kelompok Mahasiswa Modal Wirausaha Pada Program PMW 2026

Gerai Pangan Murah di Desa Jungkal Diserbu Warga, Bahan Pokok hingga Produk UMKM Laris Manis

Pinsar Kalsel Soroti Anjloknya Harga Telur, Peternak Kecil Disebut Mulai Tertekan

Pelaku UMKM Tanah Bumbu Didorong Miliki NIB dan Perizinan Berusaha

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?