TERAS7.COM – Kembali beredar akun Media Sosial (Medsos) mengatasnamakan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin fake atau palsu.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Kabupaten Asahan Syamsuddin di ruang kerjanya, Selasa (4/6/2024).
Ia juga menjelaskan, akun palsu mengatasnamakan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin tersebut melakukan komunikasi terhadap beberapa orang dengan maksud yang berbeda.
Seperti yang dialami kali ini oleh Kepala Desa (Kades) Pinanggripan Hernanto.
Kades Pinanggripan Hernanto ini merupakan salah satu orang yang telah berkomunikasi secara langsung dengan akun Medsos mengatasnamakan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin hingga saling bertukar nomor kontak (whatsapp).
Bahkan dalam pembicaraan lewat pesan whatsapp antara pelaku dan Kades Pinanggripan Hernanto, pelaku yang mengatasnamakan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin ini seolah-olah telah memberikan sejumlah bantuan dana untuk pembangunan masjid dan panti asuhan yang berada di Desa Pinanggripan.
Namun, saat dicek, bantuan yang disebutkan tersebut tidak ada di rekening BKM Desa Pinanggripan.
Berdasarkan hal tersebut, Kades Pinanggripan Hernanto pun merasa curiga dan melakukan kroscek dengan akun Medsos beserta nomor kontak mengatasnamakan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin tersebut dan ternyata palsu.
“Kejadian seperti ini pernah terjadi sebelumnya. Pelaku yang mengatasnamakan Wakil Bupati Asahan tersebut melakukan komunikasi dengan tujuan meminta bantuan sumbangan atau pinjaman dana. Namun kali ini, pelaku melakukan dengan modus yang baru. Dan, kita tidak tahu apakah pelaku benar-benar ingin melakukan penipuan atau ada modus lainnya,” kata Syamsuddin.
Terkait hal tersebut, ia kembali menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap akun-akun palsu yang mengatasnamakan pejabat di Pemkab Asahan.
“Segera melapor kepada pihak terkait bila ada akun Medsos mengatasnamakan pejabat Pemkab Asahan yang meminta bantuan sumbangan, pinjaman dana atau modus lainnya. Mari kita bijak dalam mencermati penggunaan Medsos agar terhindar dari penipuan, pencemaran nama baik, maupun hal-hal negatif lainnya,” pungkasnya.