TERAS7.COM – Setelah angin kencang merusak sejumlah rumah warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar langsung bergerak melakukan verifikasi di dua titik terdampak, yakni Desa Antasan Sutun, Kecamatan Martapura Barat dan Desa Keliling Benteng Ilir, Kecamatan Sungai Tabuk, Minggu (19/4/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan bangunan sekaligus memvalidasi data warga terdampak sebagai dasar penanganan lanjutan pascabencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menegaskan bahwa verifikasi lapangan menjadi tahapan penting agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran.
“Tim turun langsung melihat kondisi riil di lapangan, baik kerusakan rumah maupun jumlah warga terdampak, sehingga bantuan yang diberikan bisa sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Dalam proses tersebut, tim BPBD tidak hanya mengecek kondisi bangunan, tetapi juga berkoordinasi dengan aparat desa dan masyarakat setempat guna menghimpun data yang akurat.
Hasil verifikasi ini nantinya akan menjadi acuan dalam menentukan bentuk bantuan lanjutan, baik berupa logistik maupun dukungan dana bagi warga yang terdampak.
BPBD Kabupaten Banjar juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama angin kencang yang bisa terjadi sewaktu-waktu dan berisiko menimbulkan kerusakan.