TERAS7.COM – Pemerintah Kota Banjarbaru tengah mematangkan rencana pembangunan flyover di kawasan Bundaran Simpang Empat untuk mengurai kemacetan lalu lintas.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Banjarbaru, Adi Maulana, mengatakan proposal pembangunan sudah diserahkan kepada Kementerian PUPR melalui Wali Kota Banjarbaru.
“Proposal sudah kami siapkan dan disampaikan langsung ke Menteri. Kami berharap ada tindak lanjut,” ujarnya.
Kajian menunjukkan, titik kemacetan paling padat berada di lengan arah Martapura, dengan sebagian besar kendaraan menuju Banjarbaru.
Dari tiga alternatif penanganan tidak sebidang, yakni flyover Martapura–Banjarbaru, Martapura–Cempaka, dan Sungai Ulin–Banjarbaru. Opsi Martapura–Banjarbaru dinilai paling efektif dan efisien dari sisi biaya, konstruksi, dan pemeliharaan.
“Simulasi menunjukkan jalur Martapura–Banjarbaru memberikan hasil terbaik untuk kelancaran lalu lintas,” tambahnya.
Dalam proposal juga tercantum pra-desain flyover dan hasil studi kelayakan yang menyatakan proyek ini layak secara teknis, ekonomi, dan lingkungan.