Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Banjarbaru Tanggapi Rencana Pemerintah RI Hapus Subsidi LPG
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Banjarbaru Tanggapi Rencana Pemerintah RI Hapus Subsidi LPG

Maulana
Maulana 23 Januari 2020, 17.29
Share
lpg melon
SHARE

TERAS7.COM – Kabar mengenai rencana pencabutan subsidi Gas LPG 3 Kilogramg oleh Pemerintah Republik Indonesia (RI), mendapat tanggapan dari pemerintah masyarakat Kota Banjarbaru.

Sejak Jumat (17/01), Presiden Joko Widodo menegaskan, bahwa rencana pencabutan subsidi Elpiji 3 kilogram belum diputuskan. Menurut Jokowi, keputusan pencabutan subsidi harus melalui rapat terbatas (ratas) terlebih dahulu.

“Belum, itu harus lewat rapat terbatas,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, dilansir dari Detik.com

Jokowi mengatakan, keputusan mengenai subsidi LPG 3 kilogram dicabut atau tidak, pun harus mendengar penjelasan dari kementerian terkait terlebih dahulu. Bisa dari Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan.

“Belum, belum sampai di ratas. Nanti kalau sudah di ratas akan disampaikan angka-angka, baru saya memutuskan,” tegas Jokowi.

Baca juga :

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Cegah Penyalahgunaan dan Penimbunan, Pemko Banjarbaru Perketat Pengendalian LPG 3 Kg

Dukungan Penuh! Hasnuryadi Janji Perbanyak Sekolah Rakyat di Kalsel

Beralihnya kebutuhan memasak rumah tangga dari minyak gas bersubsidi menjadi LPG bersubsidi, diharapkan mampu meringankan biaya ekonomi masyarakat.

Seiring berjalannya waktu, kini masyarak sudah kebergantungan dengan penggunaan LPG untuk kebutuhan memasak setiap hari, baik ibu rumah tangga maupun para pedagang mikro dan makro ekonomi.

Namun, harapan pemerintah tidak berbandinng lurus dengan apa yang dirasakan masyarakat, masih banyak kalangan menengah ke atas yang menggunakan LPG 3 kilogram, dan juga adanya penumpukan gas LPG, sehingga mengakibatkan langkanya pasokan LPG untuk masyarakat menengah ke bawah.

Hal ini terjadi hampir di setiap daerah di Indonesia, tak terkecuali kota Banjarbaru Kalimantan Selatan.

Seperti yang dituturkan Penjual Gorengan di Kelurahan Kemuning, Muhammad Noor, Senin (20/01), pencabutan subsidi Gas LPG 3 Kilogram tentu akan membuat harga Gas Melon tersebut bertambah mahal.

“Jelas keberatan. Sekarang saja harganya sudah mencapai Rp 35.000 di pengecer, Bagaimana nanti apabila subsidinya dicabut, sampai harga berapa,” tuturnya.

Dia juga mengatakan, dalam sehari dirinya biasa menghabiskan LPG 3 Kilogram hingga 2 tabung, kalau subsidi LPG dicabut, dirinya kebingungan untuk melanjutkan usahanya.

“Mau tidak mau harga gorengan ikut dinaikkan, tapi kemungkinan jualan bisa sepi,” ucapnya.

Hal serupa juga diutarakan Aida, pemilik agen LPG yang lokasinya tidak jauh dari dagangan milik Muhammad Noor. Menurutnya, jika subsidi dicabut otomatis modal untuk menyediakan LPG harus ditambah.

“Kalau memang kebijakan pemerintah mencabut subsidi, terpaksa saya harus tambah modal usaha lagi,” kata Aida.

Dikonfirmasi oleh teras7.com, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarbaru Anshori, ia mengatakan bahwa ada 160 ribu gas LPG yang diperuntukan untuk masyarakat miskin, dengan harga 17 ribu rupiah per tabung.

anshori

Kalau dibandingkan dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) masyarakat miskin di kota Banjarbaru hanya 11 ribu, maka suplai gas LPG yang disubsidi oleh Pertamina lebih dari cukup untuk kebutuhan keluarga miskin di kota Banjarbaru.

Akan tetapi, di kalangan masyarakat Banjarbaru masih sering terjadi kelangkaan LPG, khususnya LPG 3 kilogram, hingga bahkan bedampak pada naiknya harga LPG mencapai 30 ribu rupiah sampai 40 ribu rupiah.

Dari pengawas yang dilakukan oleh Disperindag kota Banjarbaru, ditemui adanya laporang dilapangan bahwa masih banyak kalangan menengah atas yang ikut menikmati LPG bersubsidi 3 kilogram.

“Padahal itu diperuntukan untuk masyarakat miskin. Ada yang menyuruh pembantunya untuk kewarung, agar bisa membeli LPG 3 kilogram,” ujarnya.

Selain itu, ia melanjutkan, LPG bersubsidi juga mengalami penumpukan di warung atau tempat usaha makro, yang mana masih ada banyak tempat usaha makanan yang memiliki LPG 3 kilogram lebih dari 2 tabung.

Menanggapi rencana Pemerintah pusat untuk menghapus subsidi LPG 3 kilogram, ia mengatakan, harga satu buah si melon nantinya akan disamaratakan, baik untuk warga miskin maupun warga dengan ekonomi menengah ke atas. Lantaran sambungnya untuk mengurangi penumpukan dan tidak dapat sasaran peruntukan keluargga tidak mampu.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat Kota Banjarbaru untuk tenang dan tidak perlu ada kekhawatiran. Karena tambahnya, masyarakat miskin yang terdata di Dinas Sosial Kota Banjarbaru nanti akan didatangi tim survey dan diberikan bantuan uang tunai untuk membeli gas tersebut.

“Saya malah mendukung sekali dengan adanya program itu. Saya dengar rencananya beli gas 3 kilogram itu tidak disubsidi lagi untuk warga non miskin. Entah nanti pakai kartu miskin atau apa, yang jelas urusan data jumlah warga miskin yang mendapatnkan jatah i itu sudah diserahkan Dinsos kepada pihak Kementerian Sosial ,” tandasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
5 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Cegah Penyalahgunaan dan Penimbunan, Pemko Banjarbaru Perketat Pengendalian LPG 3 Kg

Dukungan Penuh! Hasnuryadi Janji Perbanyak Sekolah Rakyat di Kalsel

Baskoro Komitmen Atasi Masalah BPJS Kesehatan dan Infrastruktur di Sungai Salak Banjarbaru

Wahai ASN di Banjarbaru, Sekda Sirajoni Tekankan Profesionalitas Sebagai Garda Pelayanan Publik

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?