TERAS7.COM – Bantuan Presiden Republik Indonesia (Banpres) disalurkan melalui udara dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Syamsudin Noor pada Selasa (19/01), oleh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk membantu korban banjir.
Total sebanyak 1000 paket banpres, seberat 7,5 kilogram per paketnya, direncakan akan disalurkan untuk korban banjir yang wilayahnya sulit dijangkau.
Komandan Lanud Syamsudin Noor, Kolonel Pnb Taufiq Arasj menyampaikan bahwa ini merupakan kelanjutan dari distribusi yang sudah dilaksanakan oleh Presiden RI, Joko Widodo.
“Kemarin sudah dilaksanakan distribusi dan sekarang kita lanjutkan distribusi melalui udara,” ujarnya.
Kolonel Pnb Taufiq Arasj mengatakan bahwa saking luasnya wilayah yang terdampak banjir, sehingga mengharuskan penyaluran bantuan melalui transportasi udara untuk wilayah yang tidak bisa dijangkau dengan tranportasi darat.
“Kita berangkatkan 1 pesawat dari BNPB dengan membawa 250 paket banpres dan perahu LCR,” ucapnya.
“Tadi juga sudah 1 pesawat menuju barabai dengan membawa 2 personil kedokteran angkatan darat untuk membantu masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” tambahnya.
Lanjut, Kolonel Pnb Taufiq Arasj bahwa rencananya bantuan lewat udara tersebut akan disalurkan ke 4 wilayah terdampak banjir yang ada di Kalimantan Selatan, yaitu Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Barito Kuala.
Selain itu, Komandan Lanud Syamsudin Noor tersebut mengatakan bahwa ada 1 pesawat yang ditumpangi Gubernur, forkopimda, Basarnas, BNPB untuk survey pemetaan wilayah terisolir.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor mengatakan bahwa kegiatan kali ini merupakan upaya Pemrprov Kalsel menyampaikan bantuan Pemerintah Republik Indonesia ke wilayah terdampak banjir yang ada di Kalimantan Selatan.
“Kita akan menuju titik banjir di Barabai, dan sebelumnya juga kita akan monitor dari udara daerah lain yang terdampak banjir,” pungkasnya sebelum bertolak ke Barabai.
Setelah ini, direncanakan akan berangkat lagi 1 buah pesawat milik BNPB untuk membawa 250 paket banpres sekaligus perahu karet untuk bantuan banjir di Kabupaten Balangan.