Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Belum Sempat Kencan, Dua Pria Pemesan MiChat di Martapura Malah Dikeroyok, Satu Tewas
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Belum Sempat Kencan, Dua Pria Pemesan MiChat di Martapura Malah Dikeroyok, Satu Tewas

Seman
Seman 5 Agustus 2025, 21.36
Share
IMG 20250805 WA0041
Konferensi pers pengungkapan kasus penganiayaan sadis bermula dari aplikasi MiChat di Mapolres Banjar. (Foto: Seman)
SHARE

TERAS7.COM – Polres Banjar mengungkap kasus penganiayaan berat yang menyebabkan satu orang tewas dan satu lainnya luka parah. Delapan orang ditetapkan sebagai tersangka, sementara satu lainnya masih buron.

Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli, dalam konferensi pers pada Selasa (05/08/2025), menjelaskan bahwa kasus ini berawal dari dugaan penipuan layanan prostitusi melalui aplikasi MiChat, yang kemudian berujung pada aksi kekerasan brutal.

Korban yang meninggal dunia berinisial AS (31), sedangkan rekannya, MN (24), mengalami luka serius. Keduanya dikeroyok di sebuah rumah yang sebelumnya menjadi lokasi pertemuan yang disepakati lewat aplikasi tersebut.

“MN awalnya berkomunikasi dengan akun bernama ‘Riska Eka’. Setelah sepakat soal tarif, ia diarahkan ke lokasi melalui share location. Namun, saat tiba, justru terjadi pemerasan dan penuduhan penipuan oleh penghuni rumah,” ujar Kapolres.

MN sempat dipaksa membayar Rp100 ribu melalui GoPay, meski tidak menerima layanan apa pun. Ia kemudian meninggalkan lokasi, tetapi mendapati knalpot motornya hilang. Bersama AS, ia memutuskan kembali ke rumah itu untuk menanyakan perihal tersebut.

Baca juga :

KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati

Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?

Anak Belajar dari Apa yang Dilihat, Andi Irmayani Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru

Konfrontasi pun terjadi. Kali ini, beberapa pria datang dan langsung mengeroyok kedua korban secara brutal menggunakan balok kayu dan tangan kosong.

“Korban AS dipukul berkali-kali di bagian kepala hingga tidak sadarkan diri. MN juga mengalami luka cukup serius,” ungkap AKBP Fadli.

Sekitar pukul 20.40 WITA, Polsek Martapura menerima laporan dari salah satu perempuan di rumah tersebut yang mengklaim rumahnya didatangi orang tak dikenal. Saat polisi tiba, kedua korban sudah tergeletak dan langsung dibawa ke RSUD Ratu Zalecha Martapura.

Namun, AS dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (02/08/2025) pukul 04.00 WITA akibat luka berat yang dideritanya.

Dalam penyelidikan, polisi menetapkan delapan tersangka, yakni KS (28), AH (45), MG (40), AR (26), AT (27), serta tiga perempuan: HN (29), SAR (27), dan LI (32) yang kini masih berstatus buron.

Barang bukti yang diamankan antara lain empat balok kayu, satu jaket hoodie hitam bertulisan ungu, satu celana pendek cokelat, satu kaos bergambar tengkorak, dan satu celana panjang kargo hitam.

“Para tersangka dijerat Pasal 170 ayat (2) ke-3e KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” tegas AKBP Fadli.

Ia menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus ini dan tengah memburu satu tersangka lain yang identitasnya telah dikantongi.

“Proses penyidikan terus berjalan. Kami pastikan tidak ada pelaku yang lolos dari hukum,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19

You Might Also Like

KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati

Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?

Anak Belajar dari Apa yang Dilihat, Andi Irmayani Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?