TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mendorong perubahan besar dalam peran Posyandu. Tidak lagi sekadar tempat penimbangan balita, Posyandu kini diarahkan menjadi simpul strategis pembangunan manusia.
Hal itu disampaikan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dalam sambutan tertulis yang dibacakan pada Pertemuan Koordinasi Program Tim Pembina Posyandu Tahun 2026 di Batulicin, Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, Posyandu sejak awal memang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan dasar. Namun, tantangan pembangunan saat ini menuntut peran yang lebih luas dan terintegrasi.
“Posyandu harus menjadi ruang pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat. Bukan hanya pelayanan kesehatan, tetapi juga penguatan kapasitas keluarga dan komunitas,” ujarnya.
Transformasi ini membuka ruang partisipasi masyarakat yang lebih aktif. Posyandu didorong menjadi tempat berbagi pengetahuan, memperkuat kesadaran kesehatan, hingga mendukung program sosial dan pendidikan di tingkat desa.
Perubahan paradigma tersebut menempatkan Posyandu sebagai simpul kolaborasi lintas sektor, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan berbasis keluarga.
Dengan pendekatan ini, Posyandu diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas layanan, tetapi juga pusat penguatan komunitas yang mendorong lahirnya masyarakat yang lebih mandiri dan tangguh.