TERAS7.COM – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menegaskan pentingnya kepemimpinan dan keteladanan aparatur dalam membangun birokrasi yang bersih, berintegritas, dan melayani. Ia meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak bersikap pasif serta berani mengambil inisiatif dalam pembangunan Zona Integritas (ZI).
Pesan tegas tersebut disampaikan Bupati melalui Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, Yulian Herawati, saat pembukaan Sosialisasi dan Evaluasi Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Banjarbaru, Sabtu (31/1/2026).
Bupati menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar program administratif, melainkan komitmen moral dan bentuk nyata keteladanan pimpinan di lingkungan birokrasi.
“Jangan menunggu ditunjuk. Tunjukkan inisiatif, keberanian, dan komitmen untuk beraksi membangun Zona Integritas,” tegasnya.
Menurut Bupati, kepemimpinan yang kuat harus ditunjukkan melalui aksi nyata dalam mendorong perubahan budaya kerja birokrasi. Seluruh kepala SKPD diharapkan mampu menjadi motor penggerak reformasi birokrasi di unit kerja masing-masing.
Ia juga menegaskan bahwa mulai tahun 2026, pembangunan Zona Integritas tidak boleh berhenti pada empat SKPD pelayanan publik yang telah ditunjuk sebelumnya. Seluruh perangkat daerah diminta turut ambil bagian dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengapresiasi pendampingan dari Kementerian PANRB dan meminta seluruh kepala SKPD mengikuti proses sosialisasi dan evaluasi dengan sungguh-sungguh.
“Jadikan kegiatan ini sebagai awal perubahan nyata, bukan sekadar formalitas,” pesannya.
Melalui kepemimpinan yang tegas dan keteladanan dari pimpinan daerah, Pemkab Tanah Bumbu optimistis pembangunan Zona Integritas dapat berjalan lebih masif dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik.