TERAS7.COM – Menjelang membludaknya jemaah pada peringatan 5 Rajab 1447 Hijriah di Sekumpul, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) atau Damkar Kabupaten Banjar meningkatkan kesiapsiagaan armada dan personel di seluruh sektor rawan. Penguatan ini dilakukan mengingat kegiatan keagamaan tersebut selalu menjadi magnet bagi ribuan jemaah dari berbagai daerah.
Kepala DPKP Banjar, Agus Siswanto, menegaskan bahwa seluruh sumber daya dikerahkan maksimal, baik di jalur darat maupun perairan. Menurutnya, kesiapan lintas sektor sangat diperlukan untuk memastikan keamanan, kelancaran mobilitas, dan respons cepat terhadap keadaan darurat.
“Kami menyiapkan perahu besar berkapasitas 8 hingga 10 orang yang bisa difungsikan untuk evakuasi di sungai. Jika diperlukan, perahu itu juga bisa membantu memobilisasi para ulama,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPKP, Selasa (02/12/2025).
Selain armada utama, DPKP menempatkan perahu karet di Dermaga Amanah, Tanjung Rema. Lokasi tersebut menjadi akses strategis menuju Pintu Air dan Sungai Paring, dua kawasan yang juga memiliki pos kesehatan untuk jemaah.
Agus menjelaskan, sebuah tenda besar telah didirikan di posko induk sebagai pusat koordinasi. Sementara itu, kantor DPKP kembali dijadikan titik distribusi konsumsi jemaah, menyusul pengalaman tahun lalu di mana akses logistik sempat terhambat akibat kepadatan massa.
“Kantor kami sekaligus menjadi titik kumpul di kawasan RTH untuk mempermudah jalur distribusi makanan,” imbuhnya.
DPKP menurunkan tiga peleton dengan total sekitar 75 personel inti, ditambah petugas cadangan dan pejabat teknis hingga formasi lengkap mencapai sekitar 100 orang. Mereka disebar ke sejumlah posko dan ditempatkan bersama instansi lain seperti Satpol PP, TNI–Polri, serta Tim Induk penyelenggara haul.
“Mereka akan memantau kondisi, melakukan pengamanan, dan siap merespons ketika terjadi keadaan darurat,” kata Agus.
Kabid Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana, Kasyaf, menjelaskan bahwa DPKP telah memetakan tiga titik air strategis untuk mendukung operasi penyelamatan, yakni Dermaga Darussalam, Pintu Air Sungai Paring, dan Dermaga Amanah.
“Armada yang kami siapkan antara lain perahu besar berkapasitas 8–10 orang, perahu karet 4–6 orang, serta perahu polytialin yang standby di Mako untuk menghadapi situasi kritis,” tuturnya.
Di jalur darat, sejumlah unit pemadam dan tangki air ditempatkan di titik-titik padat lalu lintas seperti Gambut, Pasar Papan, Astambul–Mataraman, Simpang 3 Borneo Sungai Sipai, Mako DPKP, hingga Antasan.
“Kami juga menyiapkan satu unit firetruck baru yang siap bergerak kapan saja,” terang Kasyaf.
Dengan seluruh perangkat dan personel yang telah dipersiapkan, DPKP Banjar memastikan kesiapan penuh menghadapi puncak kegiatan keagamaan besar yang digelar setiap tahun di Sekumpul.
Pengamanan jalur darat dan sungai diharapkan mampu meminimalisir risiko serta memberikan rasa aman bagi para jemaah yang datang dari berbagai daerah.