TERAS7.COM – Progres perbaikan infrastruktur di kawasan Bundaran Bungur, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin terus menunjukkan perkembangan signifikan. Salah satu pekerjaan penting yang telah berhasil diselesaikan adalah relokasi pipa transmisi milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tapin.
Direktur PDAM Tapin, H. Alimin Fauzi, menjelaskan bahwa relokasi ini merupakan bagian dari upaya mendukung proyek peningkatan jalan nasional yang saat ini sedang dikerjakan di wilayah tersebut. Pemindahan pipa dilakukan berdasarkan hasil koordinasi intensif antara PDAM Tapin, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tapin, serta Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN).
“Pipa transmisi yang sebelumnya berada tepat di badan jalan, kini sudah berhasil kami pindahkan ke sisi bahu jalan, tepatnya ke dalam gorong-gorong yang telah disiapkan,” ungkap Alimin kepada Teras7.com (19/9/2025).
Ia menyebutkan bahwa proses pembongkaran galian sudah tuntas sejak seminggu sebelumnya, termasuk pekerjaan pengurukan yang telah rampung. Saat ini proyek memasuki tahap pengerasan tanah, yang menjadi bagian penting sebelum proses pengecoran dilakukan.
Tahap Pengecoran Segera Dimulai
Pengerasan tanah dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan daya dukung lapisan dasar dapat menahan struktur pengecoran secara optimal. Menurut Alimin, pihaknya masih akan menunggu hingga setidaknya dua minggu ke depan untuk memastikan pemadatan tanah berjalan sesuai standar teknis.
“Pengecoran tidak bisa dilakukan tergesa-gesa. Kami menunggu proses pemadatan tanah selesai agar struktur tidak mengalami kerusakan di kemudian hari,” tegasnya.
Setelah tahap pengecoran rampung, barulah proyek perbaikan jalan oleh BPJN dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya secara menyeluruh.
Distribusi Air Sudah Normal
Meski pekerjaan relokasi pipa ini sempat berdampak terhadap distribusi air bersih ke sejumlah wilayah di Tapin, Alimin memastikan bahwa layanan PDAM kini telah kembali normal sejak Sabtu (13/9/2025) lalu. PDAM juga telah mengambil langkah antisipasi agar gangguan tidak berlangsung lama dan masyarakat tetap mendapatkan pasokan air bersih.
“Kami memahami bahwa kebutuhan air bersih sangat krusial. Karena itu, distribusi air menjadi prioritas utama meski ada gangguan teknis di lapangan,” jelasnya.
Relokasi pipa transmisi PDAM Tapin merupakan bagian dari kolaborasi lintas sektor yang bertujuan mendukung kelancaran proyek nasional peningkatan infrastruktur jalan. PDAM Tapin memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan beriringan dengan proyek pembangunan.
“Kami bersyukur pekerjaan ini bisa diselesaikan dengan baik. Harapannya, setelah seluruh tahapan rampung—baik dari sisi peningkatan jalan maupun perbaikan jaringan pipa—pelayanan kepada masyarakat bisa semakin optimal,” pungkas Alimin.