Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Diauddin : “Covid-19 Berbahaya Karena Penyebarannya Sangat Cepat, Fasilitas Kesehatan Kita Terbatas”
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Diauddin : “Covid-19 Berbahaya Karena Penyebarannya Sangat Cepat, Fasilitas Kesehatan Kita Terbatas”

Rizki Saputera
Rizki Saputera 18 April 2020, 17.47
Share
WhatsApp Image 2020 04 18 at 14.22.31
SHARE

TERAS7.COM – Setelah sehari sebelumnya 1 orang pasien positif dinyatakan sembuh, kembali terjadi penambahan kasus pasien positif terbaru asal Kabupaten Banjar.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar, dr. Diauddin saat video teleconference bersama Jurnalis Banjar pada Sabtu (18/4).

“Terjadi penambahan 1 pasien positif, yang bersangkutan memiliki toko di Banjarmasin. Kemungkinan tertular melalui transmisi lokal. Sehingga total kasus positif yang sedang menjalani perawatan di tempat kita ada 3 orang,” ujarnya.

Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah menjadi 74 orang dan mereka yang selesai melewati masa pemantauan naik menjadi 172 orang.

WhatsApp Image 2020 04 18 at 14.22.32
Update perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar pada Sabtu (19/4)

“Namun untuk mereka yang melewati masa pemantauan, kita tidak lagi menyebut aman. Sementara untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kita nol dan kontak erat resiko tinggi naik dari 24 orang menjadi 30 orang,” tambah Diauddin.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Kadinkes Banjar ini melanjutkan dari seluruh kasus positif, kebanyakan pasien tidak mengalami gejala klinis Covid-19 sehingga tindakan utama yang dilakukan adalah meminta agar pasien tersebut mengisolasi diri secara mandiri.

“Seperti kasus di Kertak Hanyar, pasien tersebut menjalani isolasi mandiri karena tak ada gejala, kita cuma mengantarkan obatnya ke rumah dan tetap kami pantau. Jika kondisinya mulai memburuk, kita siap menjemput mereka,” terangnya.

Diauddin meminta agar masyarakat menaati himbauan dari pemerintah, karena tren kasus Covid-19 di Indonesia, bahkan dunia terus mengalami kenaikan, seperti kasus di Amerika Serikat yang kasus positif lebih dari 710 ribu dengan korban meninggal 37 ribu orang.

WhatsApp Image 2020 04 18 at 19.51.54
Tren kasus Covid-19 di Dunia terus mengalami kenaikan, lebih dari 2 juta kasus terjadi hanya dalam waktu kurang dari 4 bulan saja. Foto : worldometer.org

“Kita lihat dari banyak berita, Amerika mencapai puncak kasus dengan korban meninggal sempat mencapai 1000 orang perhari. Awalnya kasus mereka landai dulu, baru kemudian naik mendadak. Hal yang sama yang kita hindari terjadi di daerah kita,” ungkapnya.

Diauddin mengungkapkan yang ditakutkan dari Covid-19 ini bukan kemampuan virusnya yang mematikan karena hanya 2-3% saja, tapi penyebarannya yang sangat cepat sehingga dikatagorikan berbahaya.

“Misalnya ada 100 ribu yang terkena, kalau dihitung yang meninggal ada sekitar 3000 orang, tapi terjadi dalam waktu bersamaan. Memang beda dengan kasus lain yang kasus kematiannya jauh lebih tinggi, tapi tidak bersamaan. Covid-19 ini berbahaya karena terjadi secara bersamaan dan fasilitas kesehatan kita yang terbatas pasti tak akan mampu menanganinya. Karena itu kita harus tetap waspada dan menaati himbauan pemerintah agar mata rantai penularannya dapat diputus,” jelasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
5 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?