Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Diduga Dipermainkan Oknum, Ratusan Penumpang di Pelabuhan ASDP Batulicin Gagal Berangkat
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Diduga Dipermainkan Oknum, Ratusan Penumpang di Pelabuhan ASDP Batulicin Gagal Berangkat

Tim Redaksi
Tim Redaksi 19 Maret 2026, 05.33
Share
IMG 20260319 WA0001
Ratusan penumpang KMP Awu-Awu di Pelabuhan ASDP Batulicin gagal berangkat setelah diketahui tidak memiliki tiket resmi, meski mengaku telah membayar biaya perjalanan melalui jasa travel. (Foto: ist)
SHARE

TERAS7.COM – Ratusan calon penumpang tujuan Pelabuhan Garongkong, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, harus menunda keberangkatan dari Pelabuhan ASDP Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (17/3/2026).

Hal ini terjadi setelah petugas menemukan sebagian besar penumpang yang telah naik ke KMP Awu-Awu tidak tercatat dalam manifest resmi. Dari total penumpang di atas kapal, hanya 240 orang yang memiliki tiket, sementara 261 lainnya diketahui tidak mengantongi tiket resmi.

Akibatnya, ratusan penumpang tersebut diminta turun dari kapal saat dilakukan pemeriksaan dini hari, sebelum akhirnya keberangkatan kapal ditata ulang.

Salah satu penumpang, Andi Asri, mengungkapkan dirinya sudah berada di Batulicin sejak Sabtu (14/3/2026) setelah menempuh perjalanan dari Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Ia bahkan sempat berada di dalam kapal bersama penumpang lain sebelum akhirnya diminta turun.

“Saat itu kami sudah dalam kapal. Ada pemeriksaan, kemudian diminta turun pada Selasa dini hari sekitar Pukul 03.00 WITA. Alasannya, kami tidak memiliki tiket resmi,” kata dia saat ditemui wartawan.

Baca juga :

Momentum Maulid Nabi, Bupati Tanah Bumbu Ajak Warga Perkuat Kebersamaan

Pemkab Asahan Siap Gelontorkan Dana Rp 1 M Buat Rehabilitasi Irigasi Silau Maraja

Jembatan Perintis Garuda Sepanjang 87 Meter di Asahan Bakal Rampung

Ia mengaku telah membayar biaya perjalanan sebesar Rp1,1 juta kepada sopir travel yang mengurus keberangkatan mereka.

“Kami dijanjikan dengan biaya itu sudah sampai naik kapal tanpa biaya tambahan lagi. Kami percaya saja mengira sudah beres sama tiket resmi. Tau-tau kami diturunkan seperti penumpang gelap, dibilang tidak memiliki tiket,” kecewa dia.

Di sisi lain, pihak pengelola pelabuhan menegaskan bahwa kondisi tersebut bukanlah penelantaran penumpang, melainkan penundaan keberangkatan.

General Manager Pelabuhan ASDP Batulicin, Ardian, menyebut para penumpang tetap akan diberangkatkan dalam jadwal berikutnya.

“Tidak ada penumpang terlantar. Mereka akan diberangkatkan hari Kamis nanti dengan KMP Awu-Awu, jadi hanya tertunda,” terang dia.

Meski demikian, ia tidak menampik adanya penumpang yang bisa masuk ke kapal tanpa tiket resmi. Hal itu diduga akibat kelengahan dalam pengawasan di lapangan.

“Kemungkinan petugas ASDP Batulicin lengah, jadi sekitar 300 penumpang bisa masuk tanpa tiket resmi,” kilah dia.

Pihaknya pun berjanji akan melakukan evaluasi internal serta menindak tegas jika ditemukan adanya pelanggaran oleh oknum petugas.

“Kami akan tindak tegas kalau ada oknum dari ASDP Batulicin yang bermain,” tegas dia.

Sebelumnya, KMP Awu-Awu dijadwalkan berangkat pada Senin (16/3/2026) pukul 11.00 WITA. Namun, keberangkatan ditunda setelah inspeksi mendadak oleh KSOP Kotabaru-Batulicin menemukan jumlah penumpang di atas kapal jauh melebihi kapasitas.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, diketahui total penumpang mendekati 500 orang, sehingga dilakukan penertiban dengan menurunkan penumpang yang tidak memiliki tiket resmi.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Momentum Maulid Nabi, Bupati Tanah Bumbu Ajak Warga Perkuat Kebersamaan

Pemkab Asahan Siap Gelontorkan Dana Rp 1 M Buat Rehabilitasi Irigasi Silau Maraja

Jembatan Perintis Garuda Sepanjang 87 Meter di Asahan Bakal Rampung

114 Unit KDMP Bakal Berdiri di Asahan

Pemkab Tapin Siapkan RMU, BUMD Pangan Ditarget Jadi Penguat Hilirisasi Pertanian

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?