TERAS7.COM – Banjir beberapa waktu belakangan ini selalu menjadi momok Kota Banjarbaru. Terlebih, saat terjadinya hujan dengan intensitas tinggi, sejumlah wilayah di Kota Berjuluk “Kota Idaman” ini akan mengalami bencana alam tersebut.
Oleh karenanya, guna mencegah terjadi banjir di sejumlah wilayah dalam hal ini di Kecamatan Cempaka yang kerap dilanda musibah banjir, DPRD Banjarbaru mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru merealisasi pembangunan sodetan air sungai di Jalan Tarung Kelurahan Cempaka.
Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru Emi Lasari mengatakan, pihaknya terus mendorong pemko Banjarbaru membangun sodetan atau saluran pengalih air banjir ke bawah tanah sepanjang 475 meter di sepanjang Jalan Tarung Kertak Baru sebagai bentuk upaya mitigasi bencana banjir.
Emi menyebutkan, berdasarkan hasil kajian tim ahli, pembuatan sodetan air sungai itu diperkirakan mampu mereduksi 50 persen banjir di Cempaka.
“Kajian mitigasi banjir ini baru di Kelurahan Cempaka, belum se-Kota Banjarbaru. Rencananya kita akan mendorong Dinas PUPR membuat kajian itu di tahun 2023,” terangnya.
“Kita lagi fokus untuk itu (pembuatan sodetan), kita berharap nanti koordinasi kelurahan, forum RT/RW dan tokoh masyarakat setempat untuk mensosialisasikan ini kemasyarakat,” sambungnya. Minggu (30/10/2022)
Sejauh ini ungkap Emi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kelurahan Cempaka untuk terlebih dahulu membuat jalan alternatif untuk masyarakat disana.
Pasalnya, dampak selama proses pembangunan sodetan nantinya menurut Emi tentu saja akan mengganggu akses mobilisasi masyarakat setempat.
“Kita kemarin koordinasi dengan Kelurahan Cempaka itu memang tahun 2023 sudah dibuatkan jalan alternatif. Jadi itu (pembuatan sodetan) tidak akan menjadi persoalan,” tandasnya.