TERAS7.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjar menggelar Rapat Koordinasi (Rakoor) persiapan menghadapi puncak kedatangan jemaah pada momen 5 Rajab, Rabu (26/11/2025) pagi.
Pertemuan berlangsung di Kampung Nusantara Resort dan diikuti forum lalu lintas serta angkutan jalan se-Kalimantan Selatan.
Rakoor dipimpin Kepala Dishub Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, dengan kehadiran perwakilan Ditlantas Polda Kalsel, Dishub Provinsi Kalsel, Dishub kabupaten/kota, serta Tim Induk Sekumpul.
Dalam sambutannya, I Gusti Nyoman menekankan bahwa arus jemaah diperkirakan kembali meningkat signifikan sehingga persiapan teknis perlu dilakukan lebih komprehensif.
“Dishub bersama lintas sektor terus memantau jalur masuk dan keluar kawasan Sekumpul agar pergerakan kendaraan tetap aman dan tertib. Evaluasi tahun sebelumnya menjadi acuan untuk mencegah kepadatan,” ujarnya.
Kasat PJR Ditlantas Polda Kalsel, Kompol Gustaf Adolf Mamuaya, menyebutkan bahwa pengamanan tahun ini bersinggungan dengan Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) sehingga memungkinkan penambahan personel di lapangan. Ia menegaskan adanya pembatasan operasional angkutan berat.
“Truk besar akan dibatasi mulai H-2 sampai H+2, kecuali pengangkut sembako dan BBM,” tegasnya.
Dalam rakoor tersebut, sejumlah skema rekayasa lalu lintas dimatangkan, termasuk rencana penerapan sistem one way pada puncak kegiatan. Sistem ini direncanakan berlaku pukul 20.00–04.00 Wita dengan pembagian jalur dari arah Banjarmasin hingga Hulu Sungai guna mengurangi potensi penumpukan kendaraan saat jemaah pulang.
Dishub juga menyiapkan penandaan kendaraan menggunakan stiker merah, kuning, dan biru sesuai arah kedatangan dan titik parkir untuk meminimalkan risiko perpotongan arus. “Penandaan ini sangat memudahkan petugas dan menghindari crossing kendaraan,” tambah Kompol Gustaf.
Menutup rapat, Ditlantas Polda Kalsel mengimbau seluruh jemaah agar mengutamakan keselamatan serta mematuhi petunjuk petugas demi kelancaran rangkaian kegiatan 5 Rajab tahun ini.