Langkah cepat juga diambil untuk memastikan keluarga ini memiliki tempat tinggal yang aman selama proses pembangunan rumah baru berlangsung.
“Sambil pembangunan rumah baru berlangsung, kita menyewakan mereka rumah untuk tinggal sementara,” ujarnya.
Namun, Emi mengakui proses ini tak luput dari tantangan, khususnya terkait limitasi anggaran. Oleh karena itu, ia meminta Lurah Landasan Ulin Tengah untuk proaktif mendekati sektor swasta.
“Kami minta lurah mengkomunikasikan dengan perusahaan-perusahaan setempat agar bisa membantu melalui dana CSR,” tegasnya.
Di samping itu, Emi juga mendesak pemerintah agar keluarga ini segera dimasukkan dalam data penerima manfaat bantuan sosial dari Dinas Sosial secara berkelanjutan.
Pun dengan DPRD, pihaknya kata Emi juga sudah memikirkan pembangunan akses jalan yang layak menggunakan vaping block menuju rumah baru mereka nantinya.