TERAS7.COM – Dalam sebuah acara yang berlangsung penuh kebanggaan, empat orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kotabaru mendapat pengakuan istimewa berupa piagam penghargaan dari Komando Distrik Militer (Kodim) 1004/Kotabaru.
Penghargaan ini diberikan langsung oleh Dandim 1004 Kotabaru Letkol Inf Deden Ika Drajat pada sebuah upacara yang diadakan di halaman Mako Kodim 1004 Kotabaru, menandakan sebuah langkah positif dalam kerja sama antara Kodim dan Lapas Kelas II A Kotabaru.
Letkol Inf Deden Ika Drajat menyatakan bahwa inisiatif untuk bekerja sama dengan Lapas Kelas II A Kotabaru ini merupakan yang pertama kali bagi Kodim 1004 Kotabaru.
“Melalui kolaborasi ini, fokus diberikan pada pemberdayaan warga binaan yang memiliki bakat serta kemampuan kreatif, khususnya dalam bidang melukis. Ini adalah langkah awal yang diharapkan dapat membuka lebih banyak pintu kerja sama serupa di masa depan,” ungkapnya.
Dandim menekankan bahwa tujuan utama dari penghargaan ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri warga binaan. Harapannya, dengan adanya pengakuan ini, saat mereka kembali ke masyarakat, mereka sudah memiliki keterampilan yang dapat membantu mereka baik dalam bersosialisasi maupun dalam aspek ekonomi pribadi mereka.
Kegiatan pelukisan dinding TK Kartika oleh warga binaan diawasi langsung oleh petugas Lapas dan anggota Kodim 1004 Kotabaru.
Di samping melukis, warga binaan juga terlibat dalam kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dan guru TK, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif lebih luas lagi.
Dandim 1004 Kotabaru mengutarakan pesan kepada warga binaan untuk tetap memiliki semangat kerja keras serta bersikap saling tolong-menolong. Ia juga menyarankan agar Lapas Kelas II A Kotabaru terus menjalin silaturahmi dan komunikasi yang baik dengan keluarga besar Kodim 1004 Kotabaru sebagai bentuk dukungan moral kepada warga binaan.
Sunardi, salah satu penerima penghargaan, mengungkapkan rasa syukurnya dan terkejutnya saat menerima penghargaan ini. Baginya, piagam penghargaan ini bukan hanya selembar kertas, tetapi sebuah harapan dan motivasi untuk kehidupannya di masa depan, baik selama masih berada di lapas maupun saat sudah bebas nanti.
Sunardi berkomitmen untuk menerapkan nasihat yang diberikan oleh Dandim dalam kehidupannya sehari-hari.
“Piagam penghargaan ini akan saya gunakan untuk mencari pekerjaan ketika saya sudah selesai menjalani hukuman di lapas Kotabaru dan apa yang telah dipesankan Dandim kepada kami akan kami terapkan dan lakukan di lapas Kotabaru maupun di masyarakat ketika kami sudah bebas nanti,” ucap Sunardi.