TERAS7.COM – Festival Budaya Banjar 2025 resmi berakhir dengan penampilan memukau dari para siswa peserta Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS). Penutupan digelar di halaman Kantor Kecamatan Martapura, Sabtu (22/11/2025) sore, dan diwarnai suasana meriah serta antusiasme tinggi dari masyarakat.
Kepala Disbudporapar Kabupaten Banjar, Irwan Jaya, menyampaikan bahwa penampilan GSMS tahun ini menjadi momen spesial dalam penutupan festival. Sejumlah sekolah telah tampil sejak siang, di antaranya SMPN 1 Martapura, SMPN 1 Paramasan, SMPN 1 Astambul, serta SMPN 1 Karang Intan.
“Alhamdulillah, hari ini kita sampai pada acara penutupan. Ada tujuh sekolah yang menampilkan karya seni mereka. Beberapa sudah tampil sejak siang dan masih berlanjut hingga sore,” ujar Irwan saat ditemui usai acara, didampingi Kabid Kebudayaan M Syahid dan Kasi Kesenian Ina Wangsih.
Selain pentas seni, panitia juga mengumumkan para pemenang dari berbagai lomba yang digelar, seperti rudat, sinoman hadrah, musik panting, dan Maulid Habsyi. Pembagian hadiah dilakukan setelah seluruh penampilan GSMS rampung.
Irwan menilai antusiasme masyarakat dan peserta tahun ini menunjukkan kuatnya apresiasi terhadap budaya Banjar. Ia menegaskan, Festival Budaya Banjar akan tetap menjadi agenda tahunan sebagai upaya menjaga warisan tradisi lokal. Meski tahun ini tidak digelar bersamaan dengan Banjar Expo, ia menyebut semangat penyelenggaraan tetap terjaga.
“Insya Allah kegiatan ini akan terus menjadi agenda rutin. Tahun depan mungkin bisa kembali digabung dengan Banjar Expo. Yang terpenting, pelestarian budaya harus terus kita jalankan,” tuturnya.
Ke depan, Disbudporapar berharap festival ini dapat melibatkan lebih banyak sektor, tak hanya seni panggung tetapi juga kuliner, tradisi, dan potensi budaya lainnya.
Dengan ditutupnya festival tahun ini, Pemerintah Kabupaten Banjar menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelestarian budaya melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, sekolah, dan para seniman daerah.