TERAS7.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kotabaru kembali menggelar Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung dari 11 hingga 13 Mei 2026 tersebut menjadi ajang pengembangan bakat dan kreativitas siswa di bidang seni dan sastra, sekaligus wadah pembentukan karakter generasi muda di Bumi Saijaan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru, Ahmad Romansyah melalui Kabid Pembinaan SMP, Afriandi mengatakan, FLS3N merupakan agenda tahunan yang memiliki peran penting dalam pengembangan potensi non-akademik peserta didik.
“Tujuan utama FLS3N tahun 2026 ini adalah untuk membentuk dan memperkuat karakter peserta didik melalui pengembangan potensi, bakat, serta kreativitas siswa, khususnya di bidang seni dan sastra,” ujarnya di sela kegiatan, Selasa (12/05/2026).
Pada pelaksanaan tingkat kabupaten tahun ini, terdapat tujuh cabang lomba yang dipertandingkan, yakni menyanyi solo, mendongeng, pantomim, kreativitas musik tradisional, menulis cerita, ilustrasi, dan tari kreasi.
Afriandi menjelaskan, sebenarnya terdapat delapan cabang lomba di tingkat nasional. Namun di Kotabaru hanya dilakukan seleksi pada tujuh cabang karena satu kategori lainnya hanya diikuti satu peserta.
“Seluruh rangkaian perlombaan ditargetkan selesai sekitar pukul 16.00 WITA,” katanya.
Sejumlah sekolah di Kabupaten Kotabaru turut mengirimkan perwakilan terbaiknya dalam ajang tersebut, di antaranya SMP Negeri 2 Kotabaru, SMP Negeri 3 Kotabaru, SMP Negeri 4 Kotabaru, SMP Negeri 7 Kotabaru, SMP Negeri 1 Kelumpang Hilir, SMP Negeri 2 Kelumpang Tengah, hingga SMP Eka Tjipta Sawita.
Disdikbud Kotabaru berharap para juara nantinya dapat melanjutkan prestasi hingga ke tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
“Harapan kami, peserta yang meraih juara pertama dapat mewakili Kabupaten Kotabaru di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Afriandi.
Ia juga optimistis delegasi Kotabaru mampu bersaing hingga tingkat nasional dan membawa nama daerah di ajang talenta siswa terbesar tersebut.
“Kami berharap mereka bisa kembali lolos hingga tingkat nasional sehingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru, sekaligus menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berprestasi,” pungkasnya.