Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Hasil Rapid Tes Reaktif, 3 Wartawan Jalani Isolasi Terpusat Di Guest House Sultan Sulaiman Martapura
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Hasil Rapid Tes Reaktif, 3 Wartawan Jalani Isolasi Terpusat Di Guest House Sultan Sulaiman Martapura

Rizki Saputera
Rizki Saputera 12 Mei 2020, 08.31
Share
IMG 20200401 WA00442 1536x1060 1
Guest House Sultan Sulaiman yang berada di Jalan A. Yani Martapura ini disiapkan menjadi pusat karantina terpusat dan seluruh kebutuhan hidup selama isolasi bagi masyarakat yang terpapar Covid-19 dan tak bisa melakukan isolasi mandiri di rumah
SHARE

TERAS7.COM – Pemko Banjarbaru beberapa waktu yang lalu menggelar rapid test yang diikuti oleh belasan wartawan di Kota Idaman.

Hasilnya cukup mengejutkan, karena 4 wartawan yang mengikuti rapid test dinyatakan reaktif, kemudian 3 diantaranya sedang menjalani isolasi mandiri pusat karantina terpusat Guest House Sultan Sulaiman Martapura di Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, dr. Diauddin melalui video conference pada Senin (11/5) kemarin mengatakan wartawan yang menjalani karantina akan segera melaksanakan tes swab.

“Awalnya kita meminta agar ketiganya di swab oleh Labkesda pada hari ini supaya lebih cepat. Ternyata hari ini ada pemeriksaan ditempat lain dan memang pada hari rabu baru bisa di swab,” ujarnya.

IMG 20200511 WA0020
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar, dr. Diauddin

Pemeriksaan tersebut baru bisa dilaksanakan pada rabu lanjut Diauddin karena jadwal pemeriksaan yang dilaksanakan Labkesda cukup padat.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

“Hasil swab yang masuk ke Labkesda cukup banyak, bahkan data dari Kalteng. Untuk di Kalsel sendiri Tanah Bumbu yang gencar melaksanakan tes swab. Karena itu kita harus antri. Tapi untuk yang dinyatakan reaktif dari hasil rapid tes harus tenang dan jangan gugup, karena dari pengalaman mereka yang di rapid test hanya 10% yang dinyatakan positif. Mudahan saja masuk 90% yang dinyatakan negatif Covid-19,” bebernya.

Sebagai antisipasi penyebaran lebih lanjut, Dinkes Banjar juga merencanakan akan melakukan rapid test pada seluruh wartawan yang ada di Kabupaten Banjar.

“Untuk kepastian kapan akan dilaksanakan rapid tes, kita menunggu datangnya alat rapid test pesanan kita yang berjumlah 7000 buah. Sekarang sudah dalam perjalanan, kira-kira dalam 1-2 hari akan datang dan nanti akan kita bagikan dulu ke Puskesmas-Puskesmas di Kabupaten Banjar,” kata Diauddin.

Penyebaran alat rapid test ke Puskesmas ini lanjutnya merupakan upaya percepatan pelacakan masyarakat yang diduga terpapar Covid-19.

“Selama ini pemeriksaan rapid test masih terpusat di Labkesda, sekarang kita sudah memberikan pelatihan pada petugas di puskesmas agar bisa melaksanakan rapid test sehingga tracing mereka yang dicurigai terpapar bisa lebih cepat kita lakukan,” ungkap Diauddin.

Labkesda kata Kadinkes Banjarbaru saja melakukan pengecekan 20 orang di Sungai Tabuk dan hasilnya tidak ada yang reaktif, tapi salah seorang diantaranya yang mengalami sesak nafas tetap di rujuk ke RSUD Ratu Zalecha untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Yang bersangkutan menunjukkan gejala khas Covid-19, walaupun non reaktif tetap akan kita tes swab pada yang bersangkutan,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
5 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?