Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Kasihan, Al Fatih Balita asal Tanah Banjar Sudah 9 Bulan Dirawat Di RS Cipto Mangunkusumo
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Kasihan, Al Fatih Balita asal Tanah Banjar Sudah 9 Bulan Dirawat Di RS Cipto Mangunkusumo

Maulana
Maulana 16 Januari 2019, 13.21
Share
WhatsApp Image 2019 01 16 at 11.53.14 1
SHARE

TERAS7.COM – Muhammad Al Fatih, balita asal Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar ini didiagnosis menderita penyakit langka, sedianya menjalani rawat jalan. Pemerintah Kabupaten Banjar siapkan sebuah kamar khusus di Kantor Perwakilan Banjar Jalan Tebet Barat, Jakarta Selatan.

Anak yang biasa dipanggil Al Fatih adalah bayi pertama di Indonesia bahkan di Asia Tenggara yang ditemukan dengan diagnosis Jeune Syndrome yaitu kelainan tulang dada sempit, sehingga paru-paru tidak mengembang.  Sudah sekitar Sembilan bulan dia dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

“Kita sudah siapkan sebuah kamar khusus untuk Al Fatih bersama orang tuanya, di Kantor Perwakilan Kabupaten Banjar selama menjalani rawat jalan. Kita siapkan di sini, agar mudah ketika hendak pemeriksaan kondisinya ke RSCM,” jelas Bupati Banjar H Khalilurrahman, saat memeriksa kamar yang disiapkan untuk warganya tersebut, Selasa (15/1/2019).

WhatsApp Image 2019 01 16 at 11.53.21

Bersama-sama dengan Ketua TP PKK Banjar Hj Raudathul Wardiyah, Kepala Dinas Kesehatan Ikhwansyah serta Kepala RSUD Ratu Zalecha Martapura, Dr. H. Tofik Norman Hidayat, bupati memastikan bahwa kamar tersebut benar-benar siap untuk ditempati M. Al-Fatih dan orang tuanya.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Kader PKK Tapin Terima Rumah Layak Huni, Pengabdian di Masyarakat Berbuah Perhatian Pemerintah

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah menjelaskan, Pemkab Banjar menyiapkan kamar khusus untuk Al Fatih dan orang tuanya, atas saran dari tim dokter di RSCM. “Tim dokter RSCM yang menangani Al-Fatih menyarankan agar ditempatkan di luar rumah sakit, agar menghindari terkontaminasi penyakit lain,” jelasnya.

Pemkab Banjar menyiapkan sebuah kamar di lantai dua berukuran cukup luas sekitar 4×4 meter yang dilengkapi dengan tempat tidur serta fentilator oksigen.

Sedianya lanjut Ikhwansyah, Al-Fatih sudah bisa menempati kamar di Kantor Perwakilan Kabupaten Banjar tersebut, namun tertunda karena menurut tim dokter yang menangani ada gangguan penyakit lain pada Al Fatih.

“Jadi kita masih menunggu infromasi selanjutnya dari tim medis RSCM, tentang perkembangan kondisi terakhir serta kapan bisa dipindahkan ke kantor Perwakilan Banjar,” imbuhnya.

Penyakit Jeune Syndrome merupakan kelainan tulang dada yang sempit, sehingga paru-paru tidak mengembang, jika bernafas harus mengerahkan seluruh tenaga untuk memenuhi pasokan oksigen di dalam tubuh.

Menurut Ikhwansyah, hingga sekarang Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar bersama Pemerintah Provinsi Kalsel terus membantu anak tersebut hingga bisa pulih layaknya anak normal.

“Kita tetap optimis dan menurut Tim dokter kemungkinan sembuh 80 hingga 90 %. Kita terus berdoa dan saat ini yang penting kita pikirkan bagaimana menyiapkan biaya pengobatan yang cukup besar berkisar antara Rp16 juta hingga Rp20 juta per hari,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
12 Reviews 12 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Kader PKK Tapin Terima Rumah Layak Huni, Pengabdian di Masyarakat Berbuah Perhatian Pemerintah

Andi Rudi Latif Dorong Produk Unggulan Tanah Bumbu Berdaya Saing Global

Ketua I TP PKK Tapin Siapkan Langkah Lanjutan Usai Sosialisasi Bela Negara

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?