TERAS7.COM – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mendorong perluasan akses listrik bagi rumah tangga miskin dalam pembahasan program kerja Tahun Anggaran 2026 bersama mitra kerjanya, Senin (04/08/2025) pagi.
Adapun mitra kerja yang hadir dalam pembahasan ini yaitu Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), UPTD Laboratorium Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Bappeda Provinsi Kalsel dalam rapat tersebut.
“Untuk ESDM sendiri, kita lebih banyak membahas penganggaran pengadaan dan pemasangan instalasi listrik bagi rumah tangga miskin. Dari usulan 1.500 unit, hanya disetujui 550 unit KWh meter,” jelas Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah.
Ia menekankan pentingnya program tersebut karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, terutama mereka yang belum memiliki akses listrik memadai.
“Pemasangan instalasi listrik ini bukan hanya soal penerangan, tapi menyangkut peningkatan kualitas hidup. Anak-anak bisa belajar di malam hari, aktivitas rumah tangga lebih lancar, dan produktivitas meningkat,” ungkapnya.
Sementara itu, pembahasan bersama Bappeda Kalsel juga menyoroti pentingnya sinkronisasi program dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang diusulkan mitra kerja benar-benar selaras dengan arah pembangunan jangka menengah agar lebih tepat sasaran, efektif, dan tidak tumpang tindih,” tutup Mustaqimah.