TERAS7.COM – Kurangnya ketersediaan air bersih akibat kemarau beberapa waktu belakangan dirasakan warga Desa Bekambit, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru.
Seperti pengakuan Kepala Desa Bekambit, Zakaria, kini dirinya dan warga setempat sudah tidak bisa menikmati air bersih yang biasa diambil dari sumur buatan, maupun air sungai yang ada di desanya.
Namun krisis yang dirasakan warga Bekambit itu kini mulai berangsur ringan usai bantuan distribusi air bersih yang dilakukan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Bersama Sejahtera Sakti (BSS) Minamas Plantation.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa Bekambit, Zakaria saat dikonfirmasi teras7.com melalui sambungan telepon seluler, pada Sabtu (04/11/2023).
“Alhamdulillah salah satu perusahaan setempat yang bergerak di perkebunan sawit, PT BSS kurang lebih 2 bulan ini mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga, memang belum mencukupi kebutuhan, tapi paling tidak perusahaan sudah peduli,” tutur Zakaria.

Zakaria menuturkan, selama dua bulan kemarau, PT BSS mendistribusikan air bersih secara bergiliran. Hal itu juga berlaku pada dua desa lainnya, Desa Bekambit Asri dan Desa Betung.
Meski beryukur sudah dibantu PT BSS, Zakaria meminta agar perusahaan lainnya yang berada di Desa Bekambit, seperti PT Sebuku Sejakah Coal (SSC) juga bisa membantu meringankan derita warga desanya.
Terlebih kata Zakaria, warganya termasuk dalam wilayah desa binaan dari perusahaan tambang batubara tersebut.
“Kami pernah mangajukan permohonan kepada perusahaan terkait, agar kiranya membantu membuatkan sumur bor. Karena, bagaimanapun perusahaan punya tanggungjawab terhadap keberlangsungan hidup warga kami, terutama bagi desa binaan perusahaan,” ungkapnya.
Zakaria berharap, PT SSC setidaknya dapat merealisasikan tiga sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang kini tengah paceklik di Desa Bekambit.
“Ini kan darurat. Ini lah saatnya pihak perusahaan peduli dengan keadaan masyarakat sekitar tambang,” tandas Kades yang telah menjabat satu tahun di Desa Bekambit menggantikan pendahulunya Zulkifli.
Sementara itu, hasil penelusuran jurnalis teras7.com, di Desa Langkang Baru, yang berada satu kecamatan dengan Desa Bekambit juga merasakan kondisi sama yakni kurang ketersediaan air bersih.
Bahkan, sebagian warga Desa Langkang Baru mengaku sudah membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Diwartakan sebelumnya, PT BSS Minamas Plantation bergerak cepat membantu dengan menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat setempat.
Dalam aksinya itu, PT BSS mendistribusikan satu tangki air bersih berisikan 10.000 liter untuk digunakan warga Desa Bekambit.
“Kami, perusahaan, menyadari bahwa keberadaan air bersih sangat penting bagi keberlanjutan hidup dan kesejahteraan manusia terutama di tengah situasi kekeringan berkepanjangan yang terjadi karena dampak El Nino seperti sekarang,” tutur Regional Controler, Ferry Nadapdap dalam keterangannya kepada teras7.com, Sabtu (21/10/2023).
Area Controler PT BSS, Luga Lumban Gaol menambahkan, dengan adanya program bantuan air bersih ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Selain menyalurkan air bersih untuk membantu menopang kebutuhan masyarakat, perusahaan selama ini juga sudah melakukan kewajibannya terhadap masyarakat sekitar binaan perusahaan melalui CSR. Mulai perbaikan jalan, pendidikan, dan lainnya,” tukas Luga.