TERAS7.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura kembali menggelar razia blok hunian sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan lapas. Razia kali ini menyasar Blok Maksimum yang terdiri dari 16 kamar, Selasa (08/07/2025).
Kepala Lapas Perempuan Martapura, Peristiwa Boru Sembiring memimpin langsung pelaksanaan razia bersama jajaran petugas gabungan terkait. Dari hasil razia, tidak ditemukan adanya barang-barang terlarang seperti narkoba ataupun telepon genggam.
“Hari ini kita melaksanakan razia di blok maksimum dengan jumlah kamar 16. Alhamdulillah, hasil dari razia seperti yang terlihat hanya berupa paku, keroan celak, kaca, dan bekas tempat parfum,” ujar Peristiwa.
Selain razia kamar, pihak lapas juga melakukan tes urine terhadap 10 orang warga binaan serta 96 orang petugas lapas. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba.

“Kami juga sekaligus melaksanakan tes urine kepada 10 warga binaan dan 96 petugas, dan hasilnya semua negatif. Tidak ditemukan yang positif,” tambahnya.
Ia menegaskan, kegiatan razia rutin ini merupakan bentuk komitmen LPP Martapura dalam mendukung penuh program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lingkungan lapas.
“Kami semampu mungkin terus berkomitmen mendukung program Ditjen PAS agar tidak ada barang terlarang yang masuk. Dari razia sebelumnya hingga hari ini, terlihat kualitas pengawasan kita terus meningkat, dengan jumlah barang temuan yang semakin berkurang,” pungkasnya.