TERAS7.COM – Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, angka gizi buruk sepanjang tahun 2023-2024 di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan ini terbilang tinggi mencapai 44,7 persen.
Menyikapi hal itu, Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru Nomor Urut 1, Hj Erna Lisa Halaby-Wartono mengatakan, jika penuntasan permasalahan gizi buruk ini turut menjadi prioritas mereka.
“Jadi kami pasangan Lisa-Wartono memiliki program yaitu peningkatan kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan angka gizi buruk di Kota Banjarbaru,” ujar Lisa Halaby dalam debat publik Pilkada 2024 beberapa waktu lalu.
Lisa Halaby memastikan, dirinya dan Wartono akan berupaya merevitalisasi posyandu dan puskesmas di Kota Banjarbaru sebagai langkah mengatasi permasalahan serius tersebut.
Selain itu, Lisa Halaby juga menyatakan, bakal memberikan sosialisasi serta pelatihan bagi kader posyandu dan puskesmas untuk nantinya memberikan edukasi terkait kesehatan ibu dan anak ke masyarakat.
Tak hanya itu, Lisa Halaby-Wartono juga akan meningkatkan insentif kader posyandu dan puskesmas, yang merupakan garda terdepan dalam mengatasi permasalahan gizi buruk di Banjarbaru.
Tentunya kata Lisa Halaby upaya mereka ini juga akan selaras dengan program Pemerintah Pusat dengan turut memberikan makanan dan nutrisi gratis bagi ibu hamil dan balita.
Lisa Halaby juga akan memasifkan edukasi ke masyarakat, dengan menghadirkan portal-portal informasi terkait kesehatan masyarakat.
Guna menyukseskan misinya membebaskan Banjarbaru dari gizi buruk, Lisa Halaby mengatakan, dirinya nanti akan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan.
“Mari kita bersama-sama berkolaborasi, agar permasalahan gizi buruk di Kota Banjarbaru bisa teratasi,” tukasnya.