Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Makan Bergizi Gratis Bergulir di Landasan Ulin, Emi Soroti Kekurangan Teknis di Tingkat SD
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Makan Bergizi Gratis Bergulir di Landasan Ulin, Emi Soroti Kekurangan Teknis di Tingkat SD

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 21 Juli 2025, 09.06
Share
IMG 20250721 090223
Anggota Komisi II DPRD Banjarbaru, Emi Lasari saat meninjau pelaksanaan MBG di SDN Landasan Ulin Timur 3. (Foto: istimewa)
SHARE

TERAS7.COM – Pemerintah mulai menggulirkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di sejumlah sekolah di Kota Banjarbaru.

Launching perdana program ini dilaksanakan di tiga satuan pendidikan di wilayah Kecamatan Landasan Ulin, yaitu SDN Landasan Ulin Timur 3, SMPN 4 Banjarbaru, dan SMPN 14 Banjarbaru.

Dalam kegiatan ini, Anggota Komisi II DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari, turut hadir melakukan pemantauan langsung ke SDN Landasan Ulin Timur 3.

Ia menilai implementasi MBG di tingkat sekolah dasar memerlukan perhatian dan persiapan lebih, terutama karena menyasar peserta didik usia dini.

“Saya memilih meninjau yang di SD karena program MBG di jenjang ini harus lebih prepare, mengingat usia anak-anak yang masih sangat muda,” ujarnya, baru-baru tadi.

Baca juga :

Lomba Rakyat Jadi Cara Demokrat Banjarbaru Meriahkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-25 Partai

Ketimbang Ducting Kabel, Emi Nilai Optimalisasi Tiang Bersama Lebih Realistis dan Potensi Hasilkan PAD

Resmi Dilantik, 147 Bintara TNI AD Siap Perkuat Batalyon Teritorial Pembangunan di Kalimantan

Menurut Emi, pada hari pertama pelaksanaan MBG, sebanyak 477 siswa dari kelas 1 sampai 6 menerima paket makanan. Bahkan, dua guru hamil di sekolah juga turut mendapatkan distribusi.

Ia memuji isi menu yang cukup baik dari sisi gizi dan variasi, terdiri dari ikan, sayur, lauk, dan buah. Namun, ia juga menyampaikan sejumlah catatan teknis, salah satunya adalah tidak tersedianya sendok dalam paket makanan dari dapur MBG.

“Banyak siswa tidak membawa sendok, dan dari dapur MBG ternyata tidak menyertakan sendok juga. Akhirnya anak-anak harus makan pakai tangan setelah cuci tangan serempak, dan ini menyita waktu istirahat,” ungkapnya.

Ia menyarankan perlunya koordinasi lebih jelas antara pihak sekolah, dapur MBG, dan wali murid agar distribusi berjalan lancar dan tidak mengganggu aktivitas belajar-mengajar.

Kendala lain yang ditemukan di hari pertama adalah fase transisi siswa kelas 1 yang baru masuk SD. Emi mencatat ada siswa yang menangis karena tidak membawa peralatan makan pribadi, dan ada pula yang belum bisa makan sendiri.

“Beberapa anak belum terbiasa makan sendiri, jadi ada wali murid yang terpaksa menyuapi. Ini tantangan pembiasaan yang harus ditangani sekolah dengan sabar dan bertahap,” katanya.

Untuk mengakomodasi kebutuhan dan usia siswa, pihak sekolah membagi waktu makan dalam dua sesi: kelas 1-3 makan pukul 09.00 WITA, sedangkan kelas 4-6 pada pukul 10.00 WITA.

Emi mengingatkan bahwa pembagian waktu ini harus disesuaikan dengan jadwal pelajaran agar tidak mengganggu proses belajar siswa.

“Distribusi makanan harus disinkronkan dengan jadwal sekolah agar tidak menghambat pelajaran. Ini yang perlu dimonitor secara berkala,” tegasnya.

Program MBG merupakan program pemerintah pusat yang dananya bersumber dari APBN. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kualitas gizi siswa dan menekan angka stunting sejak usia sekolah.

Tak heran, jika Emi menyatakan bahwa program ini sangat membantu dari dua sisi, yakni asupan gizi anak dan pengurangan beban ekonomi keluarga.

“Anak-anak dan orang tua senang sekali. Setidaknya satu kali makan anak-anak di sekolah sudah terjamin. Ini tentu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga,” ujarnya.

Namun demikian, ia menekankan pentingnya evaluasi dan monitoring rutin agar pelaksanaan program berjalan optimal ke depan.

“Perjalanan program ini sangat tergantung pada efektivitas pelaksanaan di lapangan dan juga pada ketersediaan anggaran. Jadi monitoring harus terus dilakukan untuk pembenahan,” tutupnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Lomba Rakyat Jadi Cara Demokrat Banjarbaru Meriahkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-25 Partai

Ketimbang Ducting Kabel, Emi Nilai Optimalisasi Tiang Bersama Lebih Realistis dan Potensi Hasilkan PAD

Resmi Dilantik, 147 Bintara TNI AD Siap Perkuat Batalyon Teritorial Pembangunan di Kalimantan

Sempurna! Kota Banjarbaru Raih Nilai 100 IKADA 2026, Peringkat Pertama se-Kanreg VIII BKN

Rentan Gangguan Air saat Kemarau, PTAM Intan Banjar Siagakan Tim Distribusi di Cempaka dan Dalam Pagar

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?