Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Menginang, Tradisi Pedatuan Tanpa Penerus
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Menginang, Tradisi Pedatuan Tanpa Penerus

Rizki Saputera
Rizki Saputera 11 Mei 2019, 17.56
Share
DCIM3861 scaled
SHARE

TERAS7.COM – Menginang atau mengunyah pinang merupakan warisan budaya Nusantara yang sudah dilakukan selama berabad-abad dan turun temurun.

Sayangnya tradisi masyarakat Melayu yang satu ini hampir hilang ditelan zaman karena pelakunya sangat jarang dan kebanyakan adalah orang tua.

Salah satunya adalah Hj. Nursiah (87), warga Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar yang masih menjaga tradisi menginang ini.

Saat ditemui oleh Teras7.com pada sabtu (11/5) di Banjarbaru, Hj. Nursiah tampak sedang menumbuk bahan-bahan untuk menginang atau bersirih yang terdiri dari daun sirih, pinang, gambir dan kapur sirih serta timbaku.

DCIM3845
Hj. Nursiah sedang menumbuk bahan-bahan menginang sehingga jadi halus

Bahan-bahan yang digunakan untuk menginang ini bisa didapatkan dengan mudah di sekitar rumah dan pasar tradisional ini.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Untuk satu kali menginang, diperlukan selembar daun sirih, kapur sirih secukupnya, pinang secukupnya dan gambir secukupnya.

Bahan-bahan tersebut ditumbuk menjadi satu dengan alat tumbuk dari logam dalam wadah semacam lesung dari kayu agar menjadi halus.

DCIM3856
Bahan penginangan yang sudah halus mulai dikunyah

Usai menjadi halus, Hj. Nursiah mengorek bahan tersebut, menaruhnya di telapak tangan dan memasukkannya ke dalam mulut untuk dikunyah, lalu mengambil timbaku atau tembakau yang diusapkan ke gigi mirip dengan gerakan orang bersikat gigi.

Terakhir, ia ambil tempat membuang ludahnya bekas menginang yang berwarna merah ke wadah dari plastik, bau semerbak sirih tercium dan ia lalu bersihkan mulutnya dengan tisu.

Hj. Nursiah mengatakan ia sudah mulai menginang sejak masih muda.

“Mulai umur 20 sudah menginang sampai sekarang. Kepingin aja karena ibu saya dulu juga menginang,” kisahnya.

Ia mengungkapkan setiap hari menginang sebanyak 2 sampai 3 kali.

DCIM3859
Bahan-bajan penginangan dan alat-alat penginangan yang terdiri atas alat penumbuk, lesung kayu, pisau dan sebagainya

“Saya menginang supaya tidak ‘beliuran’ dan gigi menjadi kuat,” ujar Hj. Nursiah.

Kini hanya ia yang masih meneruskan tradisi menginang ini, tak ada lagi keluarganya yang melanjutkan tradisi pedatuan ini.

“Cuma saya yang sekarang menginang. Anak saya tak ada yang menginang lagi,” tuturnya.

Alat penginangan yang ia pakai sekarang pun tidak lagi tradisional, alasannya kepraktisan.

“Saya punya alat penginangan dari kuningan. Tapi saya simpan di rumah. Yang saat ini dipakai lebih mudah dibawa-bawa,” terang Hj. Nursiah.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
4 Reviews 4 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?