TERAS7.COM – Di tahun 2023 ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru, melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) bakal kembali menormalisasi sungai-sungai yang ada di Kota Banjarbaru.
Sebagaimana diketahui, penormalisasian dan perkuatan tebing sungai ini, bertujuan untuk mitigasi atau mengurangi resiko bencana banjir di Kota Banjarbaru.
Kepala Dinas PUPR Kota Banjarbaru Eka Yuliesda, melalui Kabid SDA, Subrianto mengatakan, normalisasi lanjutan di sungai karet mengawali rangkaian kegiatan di 2023.
“Itu (sungai karet -red) sudah kita tangani normalisasi sungainya sekitar 300 meter, dan di tahun 2023 akan kita lanjutkan lagi 300 meter, jadi bertahap dari panjang sungai yang ada,” ujarnya.
Selanjutnya, sungai kuranji yang sudah dinormalisasi dan perkuatan tebing sepanjang 200 meter pada tahun 2022 lalu, dikatakan Subrianto di tahun ini akan kembali dilanjutkan pekerjaannya, dengan tambahan jarak 300 meter.

“Sungai kuranji ditahun kemaren sudah ditangani sepanjang 200 meter, kita melakukan perkuatan tebing, untuk ditahun 2023 ini akan dilanjutkan kurang lebih 300 meter,” ungkapnya.
Pekerjaan peningkatan sungai-sungai di Kota Banjarbaru ini, dikatakan Subrianto terpaksa harus dilakukan secara bertahap, hal ini dikarenakan anggaran yang terbatas.
“Jadi bertahap terus semuanya, karena anggaran kita terbatas,” ucapnya.
Adapun di tahun 2023 ini, Bidang SDA Dinas PUPR Kota Banjarbaru juga akan melakukan kegiatan besar, yakni pembangunan embung di Gunung Kupang, guna mereduksi banjir di Kota Idaman.
Mendengar hal tersebut, Juju masyarakat Kota Banjarbaru menyambut positif adanya kegiatan normalisasi sungai dan pembangunan embung baru di Gunung Kupang.
Ia berharap, dengan adanya kegiatan tersebut, kedepannya mampu mengurangi musibah banjir yang beberapa tahun belakangan ini menghantui Kota Banjarbaru.
“Semoga dengan adanya kegiatan-kegiatan ini dari pemerintah, dapat mengurangi terjadinya banjir, setidaknya ya tidak separah awal tahun 2021 lalu,” tandasnya.