TERAS7.COM – Seekor Ular Kobra Jawa atau kerap disebut Mura oleh Urang Banjar , masuk rumah dan kagetkan warga Jalan Belahan RT 2 Desa Pekauman Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, pada Selasa malam (15/02/2022).
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, Rahmat Kartolo melalui Kasi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Evakuasi, Gusti Yudhi.
“Iya benar, rumah warga di Desa Pekauman Ulu dimasuki ular, kejadiannya sekitar pukul 20.50 WITA,” ujar Gusti Yudhi kepada teras7.com.

Ular Kobra Jawa atau dengan nama latin Naja Sputatrix ini diketahui pemilik rumah saat sang anak ingin ke dapur dan melihat ular sedang merayap di ubin lantai.
“Setelah itu, ia langsung menghubungi nomor handpone salah petugas teknis DPKP Banjar,” ungkapnya.
Sesampainya di rumah tersebut, petugas DPKP Banjar langsung mengamankan ular yang saat itu tengah berada di tumpukan tabung gas elpiji yang ada di dapur rumah.
“Kemudian petugas mengamankanya dan membawanya untuk di lepas liarkan jauh dari pemukiman warga,” terangnya.
Adapun menurut Yudhi, salah satu faktor ular masuk ke dalam rumah karena ingin mencari mangsa untuk dijadikan santapannya, seperti tikus.

“Setiap kali selesai penanganan kami biasa memberikan sedikit edukasi dan tips agar ular tidak lagi masuk rumah, diantaranya memperhatikan lingkungan dalam rumah agar tidak ada celah atau lubang yangg bisa di akses ular dari luar untuk masuk ke rumah, kalau ada celah agar ditutup rapat, celah antara daun pintu rumah dengan lantai agar agak rapat atau bisa di kasih penutup,” terang Yudhi.
Perhatikan juga tegas Yudhi, kebersihan rumah agar tikus tidak bersarang di rumah, karena keberadaan tikus dirumah akan memicu ular masuk mencari mangsa berupa tikus, dahan ranting dan pohon agar tidak terlalu dekat dengan dinding dan atap rumah agar tidak menjadi media atau jalan masuk jenis ular yang mampu memanjat seperti ular pucuk atau ular phyton (ular sawa).
“Sebagai antisipasi di sekitar bagian rumah yang disinyalir menjadi celah masuk agar di semprot dengan cairan racun nyamuk untuk sementara waktu dan secepatnya upayakan untuk menutup rapat celah yang dicurigai dapat jadi akses masuk bagi ular,” pungkas Yudhi.