TERAS7.COM – Pertarungan perebutan tahta jabatan Ketua DPD KNPI Kota Banjarbaru periode 2023-2026 resmi berakhir. Politisi sekaligus Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Windi Novianto keluar menjadi pemenang.
Politisi Partai PDI Perjuangan Kota Banjarbaru ini berhasil mengalahkan lawannya Sayyid Maulana Ahmad, seorang wartawan senior di Kota Banjarbaru lewat pemilihan melalui sistem voting saat Musyawarah Kota (Muskot) DPD KNPI Banjarbaru.
Windi Novianto berhasil mengumpulkan sebanyak 23 suara, sedangkan Sayyid Maulana Ahmad berhasil mengumpulkan 14 suara dari 36 Organisasi Kepemudaan (OKP) dan PK, plus 1 KNPI Provinsi Kalsel.
Windi mengaku bersyukur terpilih menjadi Ketua KNPI Kota Banjarbaru periode 2023-2026, dan setelah ini, pihaknya berencana akan membentuk kepengurusan baru.
“Insya Allah dengan tagline kita yaitu Semangat Baru, Selaras, Maju Berdaya Saing untuk Kota Banjarbaru, tentu kita akan bersama-sama tim akan membentuk susunan kepengurusan,” ujarnya. Sabtu (02/09/2023).
Untuk anggaran KNPI Kota Banjarbaru yang sangat minim, Windi berkomitmen akan meanggarkannya di dewan, bahkan jika diperlukan lewat program Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Banjarbaru.
Sedangkan untuk anggaran ideal bagi KNPI Kota Banjarbaru dalam setahun, menurut Windi diangka Rp 200 – Rp 300 juta.
“Banjarbaru idealnya itu akan kita coba tawarkan di angka Rp 100 juta – Rp 150 juta. Bahkan nanti kalau kita lihat perencanaan OKP jelas, misal 1 OKP itu Rp 5 juta – 10 juta, otomatis idealnya Rp 200 juta sampai Rp 300 juta per tahun,” sebutnya.
Sementara itu, Perwakilan KNPI Kota Banjarbaru, Darul Huda mengatakan, jika Muskot kali ini berjalan lancar dan tertib, baik dari awal rangkaian acara hingga pemilihan ketua baru.
“Alhamdulillah Muskot KNPI Banjarbaru berjalan dengan lancar, tertib, dan pemungutan suara juga berjalan secara rahasia, sebagaimana yang kita canangkan dalam tata tertib Muskot,” katanya.
Tak lupa, ia mengimbau kepada Sayyid Maulana Ahmad dan Windi Novianto agar bisa bersinergi membangun KNPI Kota Banjarbaru lebih baik lagi kedepannya.
“Kami mengimbau, kedua calon bisa bersinergi, walaupun Windi Novianto sudah terpilih secara definitif, tapi tidak menutup kemungkinan, Sayyid Maulana Ahmad beserta pendukung bisa berkontribusi di tubuh KNPI Kota Banjarbaru,” imbau.
Sehingga diharapkannya, KNPI Kota Banjarbaru kedepannya bisa hidup lagi, dan lebih baik dari periode sebelumnya.
“Supaya KNPI Kota Banjarbaru bisa hidup lagi, lebih baik dari sebelumnya, dan program sebelumnya sudah baik bisa dilanjutkan, artinya keduanya bisa bersinergi,” pungkasnya.