Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pansus III DPRD Kalsel Dorong Perpustakaan Bukan Hanya Tempat Membaca dan Meminjam Buku
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pansus III DPRD Kalsel Dorong Perpustakaan Bukan Hanya Tempat Membaca dan Meminjam Buku

Teras 7 Official
Teras 7 Official 5 Oktober 2023, 22.08
Share
9d94b84c33613f46a05635f5aa97c87ad24e480758fd00aae3acd1dcf8eb8d01.0
Panitia Khusus (Pansus) III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pembahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keperpustakaan dan Pembudayaan Literasi bersama tenaga ahli dan mitra kerja pada Rabu (4/10) di Lantai 4 Gedung DPRD Provinsi Kalsel. (Foto : Humas DPRD Kalsel)
SHARE

TERAS7.COM – Panitia Khusus (Pansus) III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pembahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keperpustakaan dan Pembudayaan Literasi bersama tenaga ahli dan mitra kerja pada Rabu (4/10) di Lantai 4 Gedung DPRD Provinsi Kalsel.

Ketua Pansus III, Firman Yusi, S.P. mengatakan dalam Ranperda yang berisi 19 Bab ini yang menjadi sorotan adalah terkait transformasi perpustakaan menjadi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, merupakan perpustakaan yang memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya dengan melihat keragaman budaya, kemauan untuk menerima perubahan, serta menawarkan kesempatan berusaha, melindungi dan memperjuangkan budaya dan Hak Asasi Manusia (HAM).

“Dimana kalau kita berbicara perpustakaan berbasis inklusi sosial itu targetnya jelas, bahwa perpustakaan dimanapun dan dalam jenis apapun, perpustakaan milik pemerintah, perpustakaan umum, perpustakaan sekolah, atau perpustakaan khusus itu nantinya punya tambahan tugas untuk melakukan kegiatan pemberdayaan tapi terkait dengan literasi, jadi penyediaan bahan bacaan, penyelenggaraan pelatihan, penyelenggaraan kegiatan yang mengarah pada pemberdayaan yang menyesuaikan dengan audiensnya masing-masing,” paparnya ditemui setelah rapat.

Ia juga menambahkan jika selama ini perpustakaan hanya dipandang sebagai tempat membaca dan meminjam buku, maka kedepan setelah perda ini hadir, perpustakan diharapkan berubah menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, termasuk pemberdayaan ekonomi.

Baca juga :

Bukan Sekadar Temu Sapa, Supian HK Sebut Silaturahmi Menag RI Momentum Jaga Kerukunan di Kalsel

6 Tahun Belum Tertangani, Pendangkalan Sungai di Batola Jadi Sorotan DPRD Kalsel

Komisi III DPRD Kalsel Perjuangkan Revitalisasi Pipa Air Banjarbakula Masuk Prioritas 2027

Selain itu yang menjadi penekanan Pansus III dalam Ranperda ini yakni terkait bagaimana pemerintah daerah berupaya untuk mendorong para penulis Kalsel untuk terus mengasah kemampuan menulis dan menghasilkan karya terutama yang berhubungan dengan budaya lokal.

“Dalam upaya mendukung gerakan literasi, kita berharap bahwa perda ini juga nantinya memberikan ruang untuk teman-teman penulis lokal agar karya mereka nantinya dapat diakomodir di perpustakaan-perpustakaan di Kalsel,” terangnya.

Firman mengatakan Pansus III berharap hal tersebut bisa terwujud, ditambah lagi hal ini merupakan sebuah simbiosis mutualisme dimana penulis diuntungkan karena bukunya wajib dibeli perpustakaan dan sebaliknya, karya-karya penulis Banua bisa melengkapi koleksi perpustakaan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Bukan Sekadar Temu Sapa, Supian HK Sebut Silaturahmi Menag RI Momentum Jaga Kerukunan di Kalsel

6 Tahun Belum Tertangani, Pendangkalan Sungai di Batola Jadi Sorotan DPRD Kalsel

Komisi III DPRD Kalsel Perjuangkan Revitalisasi Pipa Air Banjarbakula Masuk Prioritas 2027

Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD

Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?