TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kembali menekankan pentingnya peningkatan edukasi masyarakat terkait HIV, yang hingga kini masih menjadi isu sosial kompleks dan memerlukan perhatian bersama. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Advokasi Tim Percepatan Penanggulangan HIV Tahun 2025 di Hotel Lotusa, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (19/11/2025).
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, H. Hairudin, menyatakan bahwa upaya pencegahan HIV tidak cukup hanya dengan penanganan medis. Kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini, memahami risiko, dan menghapus stigma juga menjadi kunci keberhasilan.
“HIV bukan hanya persoalan kesehatan. Ini isu sosial yang berkaitan dengan pola hidup, budaya, dan pemahaman masyarakat. Karena itu edukasi dan penyuluhan harus terus diperkuat,” ungkap Hairudin.
Ia menegaskan pentingnya membuka akses masyarakat terhadap layanan tes HIV, konseling, serta informasi yang tepat. Pemerintah juga mendorong pola hidup sehat dan sikap saling mendukung bagi mereka yang terdampak agar tidak mengalami diskriminasi.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum untuk memperluas pemahaman publik mengenai dampak HIV serta mendorong masyarakat lebih peduli terhadap isu kesehatan reproduksi dan pencegahan penyakit menular.
“Dengan meningkatnya kesadaran dan edukasi, kita berharap penularan HIV dapat ditekan dan masyarakat semakin berani melakukan pemeriksaan secara sukarela,” tutupnya.