TERAS7.COM – Upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kalimantan Selatan terus diperkuat melalui keterlibatan aktif Tim Penggerak PKK hingga ke tingkat desa.
Hal ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Kalimantan Selatan bersama TP PKK Kalsel.
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh jajaran TP PKK mulai dari tingkat provinsi, kecamatan hingga kelurahan dan desa. Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan berbasis masyarakat dalam mencegah TPPO, khususnya terhadap perempuan dan anak.
Ketua TP PKK Kalsel, Fathul Jannah Muhidin yang diwakili Sekretaris TP PKK Kalsel, Rachmah Norlias, menegaskan bahwa PKK memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat.
“Perdagangan orang merupakan kejahatan serius yang tidak hanya melanggar hak asasi manusia, tetapi juga mengancam masa depan generasi. Oleh karena itu, peran PKK sangat penting dalam memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat,” ujarnya di Banjarmasin, Senin (13/4/2026).
Ia menjelaskan, keterlibatan PKK hingga ke tingkat desa menjadi kunci dalam memperluas jangkauan sosialisasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya TPPO. Dengan jaringan yang kuat di tingkat akar rumput, PKK dinilai mampu menjadi ujung tombak dalam upaya pencegahan.
“Pendekatan berbasis masyarakat ini penting, karena pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga dan komunitas,” lanjutnya.
Selain itu, Rachmah juga menekankan bahwa meskipun angka kasus TPPO di Kalimantan Selatan relatif kecil, namun potensi ancamannya tetap perlu diwaspadai. Faktor sosial seperti pergaulan bebas dan gaya hidup menjadi salah satu pemicu yang harus diantisipasi sejak dini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan PKK dapat semakin memperkuat perannya dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam melindungi perempuan dan anak dari ancaman perdagangan orang.
Sinergi antara pemerintah dan PKK diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, serta mendorong upaya pencegahan TPPO yang berkelanjutan hingga ke seluruh lapisan masyarakat.