TERAS7.COM – Perayaan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-64 pada tahun 2024 menjadi momen penting bagi kejaksaan Indonesia untuk lebih mengakselerasi diri dalam mewujudkan penegakan hukum yang modern.
Peringatan ini tidak hanya sebagai refleksi atas perjalanan dan dedikasi kejaksaan selama ini, tetapi juga sebagai momentum untuk menetapkan arah baru dalam transformasi penegakan hukum yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika masyarakat.
Dalam rangka mencapai Indonesia Emas 2045, diperlukan akselerasi dalam transformasi penegakan hukum. Hal ini melibatkan penerapan teknologi terkini, pembaharuan metode kerja, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan kejaksaan. Arah baru ini bertujuan untuk membuat sistem peradilan yang lebih cepat, akurat, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Kejari Kotabaru, Muhammad Fadlan mengatakan, peringatan HBA kali ini mengangkat tema Akselarasi Kejaksaan untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas.
“Sesuai dengan amanat Kejagung dan temanya Hari Bhakti Adhyaksa, Kejaksaan berperan aktif dalam menyongsong Indonesia emas tahun 2025,” ucap Fadlan kepada awak media usai memimpin upacara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-64.
Kajari juga menjelaskan, peringatan upacara ini transisi, karena pada bulan September mendatang akan kembali dilaksanakan hari lahir Kejaksaan serta serangkaian kegiatan-kegiatan untuk memeriahkan acara tersebut.
“Jadi kegiatan bulan Juli ini kita hanya sifatnya sederhana, hanya upacara kemudian bhakti sosial, anjangsana dan donor darah, untuk kegiatan tahunan akan dilaksanakan di tanggal 2 bulan September 2024,” bebernya.
Pada momentum ini Kejari Kotabaru juga menghimbau pada seluruh jajarannya untuk melaksanakan tugas secara profesional, proporsional dan modern serta sesuai Undang-undang yang dilaksanakan dengan humanis.
Kolaborasi antara kejaksaan dengan lembaga pemerintah lainnya, sektor swasta, dan masyarakat sipil sangatlah vital.
Sinergi ini tidak hanya mendukung pencapaian penegakan hukum yang modern, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap terwujudnya visi Indonesia Emas 2045, dimana terselenggaranya tata kelola pemerintahan yang baik dan penguatan ekonomi nasional menjadi kunci utamanya.