TERAS7.COM – Untuk memperkuat pembinaan atlet dan mendorong budaya olahraga di masyarakat, Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar melakukan kunjungan kerja ke Disparbudpora Kota Palangka Raya pada Kamis (2/10/2025), guna mempelajari strategi pengembangan olahraga yang telah berhasil diterapkan di daerah tersebut.
Rombongan DPRD Banjar diterima Sekretaris Disparbudpora Palangka Raya bersama jajaran pejabat struktural, di antaranya Kabid Pemuda dan Olahraga Eko Manaldi, Kabid Kebudayaan Ita Dwi Rahayu W., serta tim kreatif. Sementara dari DPRD Banjar hadir Ketua Komisi IV Hj. Anna Rosiana bersama seluruh anggota komisi.
Dalam diskusi, perwakilan Disparbudpora Palangka Raya, Hj. Tutiyah Setiowati, menegaskan pentingnya kolaborasi antarwilayah untuk memperkuat sistem pembinaan atlet. Menurutnya, pembangunan olahraga tidak dapat berjalan secara terpisah dan harus melibatkan masyarakat sebagai kekuatan utama.
“Pembinaan atlet harus berkelanjutan dari usia dini hingga profesional. Ketika olahraga menjadi bagian dari budaya masyarakat, maka prestasi akan tumbuh lebih mudah,” ujarnya.
Sekretaris Disparbudpora Palangka Raya menambahkan, pihaknya terbuka untuk bekerja sama dengan daerah lain dalam penguatan fasilitas, pendanaan, dan program olahraga berbasis komunitas.
Pada sesi pemaparan, Kabid PORA Eko Manaldi menguraikan tiga aspek penting yang menjadi fokus pembangunan olahraga di Palangka Raya. Pertama, potensi dan capaian atlet yang terus berkembang di berbagai cabang olahraga. Kedua, dukungan penuh terhadap implementasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) melalui penyesuaian program di tingkat daerah. Ketiga, pembinaan 48 cabang olahraga di bawah naungan INORGA serta keterbukaan terhadap inovasi cabor baru.
Berbagai isu turut menjadi bahan diskusi, seperti sinkronisasi kebijakan olahraga pusat dan daerah, penguatan anggaran serta SDM pelatih, peningkatan minat masyarakat berolahraga, hingga perlunya sistem monitoring dan evaluasi pembinaan atlet.
Disparbudpora Palangka Raya juga memaparkan langkah-langkah yang telah dilakukan, mulai dari penataan fasilitas, penyediaan alat pendukung, hingga kolaborasi lintas sektor. Kota ini bahkan pernah mendapat dukungan peralatan olahraga dari Pemprov Kalteng sebagai upaya memajukan sarana publik.
Ketua Komisi IV DPRD Banjar, Hj. Anna Rosiana, mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Kota Palangka Raya dalam berbagi pengalaman dan menyatakan bahwa banyak program yang dapat diadaptasi untuk Banjar.
“Pembinaan atlet usia muda dan gerakan olahraga berbasis komunitas menjadi hal yang sangat relevan untuk kami terapkan,” katanya.
Kunjungan kerja ditutup dengan penyerahan cenderamata antara kedua pihak sebagai simbol komitmen untuk memperkuat kerja sama antardaerah di bidang olahraga.