Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pertunjukan Musik ‘Nyanyuk’ di Mess L Banjarbaru Sukses
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pertunjukan Musik ‘Nyanyuk’ di Mess L Banjarbaru Sukses

Maulana
Maulana 16 Februari 2020, 22.57
Share
WhatsApp Image 2020 02 16 at 01.21.02 800x450 1
SHARE

TERAS7.COM – Seniman muda Banua Lupi Anderiani sukses menggelar pertunjukan seni musik “Nyanyuk” , di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (15/02) malam.

Pertunjukan “Nyanyuk” sendiri, digelar Lupi Anderiani sebagai bagian dari pemenuhan Ujian Tugas Akhir Penciptaan Seni Musik Pascasarjana (S-2) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Lupi Anderiani menjelaskan diangkatnya kata “Nyanyuk” sebagai tema dari pertunjukan seni musiknya, lantaran kata tersebut memiliki arti yang berkaitan langsung dengan emosional dan kejiwaan seorang manusia.

“Jadi pada pertunjukkan seni musik Nyanyuk saya tidak membatasi pola pikir penonton dalam menyaksikan pertunjukan ini, karena saya ingin mereka merasa ke-Nyanyuk-nya,” ujarnya saat ditemui pasca pertunjukkan.

Untuk kata nyanyuk sendiri, Lupi mengungkapkan merupakan bahasa daerah yang sering kali tersebutkan oleh masyarakat ketika sedang mengalami keresahan yang berlebihan, stres, atau sejenis linglung atau kegilaan.

Baca juga :

Yanti Fauzi Pimpin GOW Balangan Turun ke Sekolah, Perkuat Pendidikan Karakter Pelajar

Lewat Program PILAR, Mahasiswa KKN ULM Edukasi Pengelolaan Sampah ke Siswa SD

Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e Meriahkan HUT ke-23 Tanah Bumbu

Hal tersebut lantaran, pertunjukan seni musik ini menceritakan tentang keresahan seorang Lupi yang mulanya terlahir dari keluarga klasik yang memegang teguh tradisi dan kesenian musik daerah ditengah perkembangan zaman.

Namun, seiring berjalannya waktu Lupi pun menyadari betapa pentingnya kebudayaan dan tradisi daerah yang patut untuk dilestarikan dan dibudayakan agar tidak hilang dari dunia.

“Disisi lain memang, pertunjukkan ini memiliki makna tentang ke-Nyanyuk-an seseorang yang menyikapi fenomena kejahatan yang terjadi disekitar, seperti pemerkosaan, pembunuhan, bencana, dan sebagainya,” paparnya.

Selama pertunjukan berlangsung, para penonton tanpa sadar digiring untuk menyaksikan berbagai pertunjukan seni musik tradisional murni hingga seni musik terapan, mulai dari Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru hingga Mess L Kota Banjarbaru yang letak lumayan berdekatan.

“Hal ini merupakan metode saya, menghadirkan salah satu pertunjukan atau penampilan kesenian agar para penonton tidak hanya diam (monoton), karena biasa penonton kalau liat pertunjukan kesenian mudah bosan dan ngantuk, kali ini mereka lebih penasaran dan merasakan ke-Nyanyuk-an itu sendiri,” jelasnya.

Berkaitan akan hal tersebut, para penonton pun mengaku sangat terhibur dengan pertunjukan yang dipersembahkan Lupi Anderiani, seperti yang disampaikan penonton asal Kota Banjarmasin, Salsabila saat ditemui disela-sela pertunjukan.

“Sangat bagus dan keren, karena pertunjukan seperti sangat jarang ada di daerah kita,” ungkapnya.

Sementara itu, hal senda juga diungkapkan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru, Hidayaturrahman yang mengatakan pertunjukan seperti ini baru pertama dihadirkan di Kota Banjarbaru.

Kemudian, dirinya menilai pemilihan Mess L sebagai tempat untuk pertunjukan sangat tepat, karena Mess L merupakan tempat untuk berkumpulnya kesenian-kesenian maupun kebudayaan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Yanti Fauzi Pimpin GOW Balangan Turun ke Sekolah, Perkuat Pendidikan Karakter Pelajar

Lewat Program PILAR, Mahasiswa KKN ULM Edukasi Pengelolaan Sampah ke Siswa SD

Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e Meriahkan HUT ke-23 Tanah Bumbu

Produksi 10 Ton Perhari, ULM Ubah Sampah Plastik Residu Jadi Eco Wood

Siapkan Kampus Jadi Motor Pengelola Sampah Berbasis Riset, ULM dan Menteri LH Perkuat Kolaborasi

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?