TERAS7.COM – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diwujudkan PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) melalui dukungan kesehatan bagi warga Kelurahan Guntung Manggis, Kota Banjarbaru.
Sebanyak 60 paket booster nutrisi disalurkan kepada masyarakat yang terdampak paparan asap karhutla di wilayah tersebut, Senin (31/08/2026).
Selain bantuan nutrisi, PLN bersama Puskesmas Guntung Manggis juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi kesehatan bagi masyarakat.
Layanan pemeriksaan mencakup deteksi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), sementara edukasi diberikan terkait cara menjaga kesehatan, mengenali gejala gangguan pernapasan, serta langkah pencegahan selama masyarakat terpapar asap.
Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Guntung Manggis Rajijanoor Yahya, Kepala Puskesmas Guntung Manggis dr Hj Hairin, Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalselteng Ahmad Humaidi, serta masyarakat sekitar.
Lurah Guntung Manggis Rajijanoor Yahya mengapresiasi keterlibatan PLN dalam mendukung masyarakat di tengah kondisi karhutla.
Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan optimal.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat. Kami tidak bisa berjalan sendiri, sehingga dukungan dari stakeholder sangat berarti, terutama di tengah kondisi Karhutla yang saat ini terjadi di Kalimantan Selatan,” ujar Rajijanoor.
Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalselteng Ahmad Humaidi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap kondisi masyarakat yang terdampak karhutla.
Menurutnya, dukungan PLN tidak hanya berupa bantuan nutrisi, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan dan pencegahan dampak paparan asap.
“Kami ingin hadir sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui kegiatan ini, PLN memberikan dukungan nutrisi sekaligus edukasi dan pemeriksaan kesehatan secara dini bersama Puskesmas Guntung Manggis, sehingga masyarakat dapat lebih memahami cara menjaga kesehatan dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap dampak asap,” kata Humaidi.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono mengapresiasi kolaborasi tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak karhutla.
“Penanganan dampak Karhutla tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Dengan bersama-sama seperti ini, kita dapat saling mendukung untuk mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat,” ujar Iwan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN dalam merespons kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah kerja.
Kolaborasi bersama pemerintah kelurahan dan Puskesmas Guntung Manggis diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan selama kondisi karhutla berlangsung.