TERAS7.COM – Pemilu yang dilaksanakan rutin setiap 5 tahun sekali ini menjadi ajang bagi ribuan calon anggota legeslatif (caleg) untuk berkompetisi meraih jabatan sebagai wakil rakyat.
Dari ribuan orang yang berebut kursi empuk dan terhormat ini, hanya ratusan orang saja yang akhirnya dapat memenangkan kontestasi untuk menjadi anggota DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD RI.
Hal ini membuat ribuan orang yang tak terpilih harus menahan kekecewaan akibat tak terpilih, tak jarang ada juga yang mengalami stress hingga gangguan kejiwaan usai dinyatakan gagal menjadi wakil rakyat.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah melalui Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di seluruh Indonesia bersiap untuk menangani caleg yang gagal dan mengalami stress, antara lain RSJ Sambang Lihum.

Wakil Direktur Pelayanan RSJ Sambang Lihum, Iswantoro yang ditemui Teras7.com pada rabu (10/4) mengungkapkan pihaknya sudah menyiapkan gedung baru untuk menangani caleg stress tersebut.
“Kami sudah menyiapkan gedung yang baru dan nyaman. Sebenarnya pembangunan gedung baru ini peruntukannya bukan hanya untuk caleg stress, tapi untuk umum. Akan tetapi karena rencananya gedung ini akan diresmikan usai pelaksanaan pemilu, jika ada caleg yang mengalami stress dan berobat ke sini akan kami tempatkan di sana. Kecuali bagi caleg stress yang meminta untuk di rawat di ruang VIP, karena gedung yang baru ini untuk perawatan biasa,” jelas Iswantoro.

Gedung baru yang sedang di finishing ini terdiri atas lantai dasar yang memiliki 2 ruangan tidur yang dapat menampung 65 bed bagi pasien gangguan kejiwaan dengan kamar mandi dan toilet, ruang terapi, ruang konsultasi, ruang apotik dan ruang makan serta lantai atas yang digunakan sebagai perkantoran.
Keberadaan gedung baru ini sendiri hanya menjadi antisipasi saja, karena Iswantoro mengungkapkan ia belum mendapatkan info mengenai adanya caleg stress yang berobat di RSJ Sambang Lihum usai pemilu tahun 2014 yang lalu.
“Setahu saya 5 tahun yang lalu belum ada. Mungkin ada tapi mereka berobat langsung ke dokter praktek atau berobat rawat jalan. Kami tak bisa memprediksi pada pemilu tahun ini ada atau tidak caleg stress, kalau ada mudahan tidak banyak,” ujar Iswantoro.
Bentuk perawatan bagi caleg yang mengalami stress usai kalah dalam pemilu pun ujarnya tak berbeda dengan standar pelayanan kejiwaan yang sudah dilaksanakan.

“Caleg stress yang datang akan kita layani sesuai standar pelayanan psikiatri yang ada sesuai permasalahan dengan terapi obat, terapi sosial atau yang lain,” terangnya.
Tak hanya caleg stress dari Kabupaten Banjar dan sekitarnya saja, RSJ Sambang Lihum juga siap menerima caleg stress dari daerah manapun.
“Kami sebagai SKPD Provinsi Kalsel siap menampung siapapun. Tak hanya se Kalsel, pasien kami juga ada yang dari Kalteng. Kami tak membatasi dan dari mana pun kami terima, terserah saja karena itu hak pasien,” ujarnya.

Tak hanya gedung baru untuk menampung caleg stress, RSJ Sambang Lihum juga akan meresmikan fasilitas baru bagi pasiennya, yaitu Taman Penyembuhan Mandiri Jendela Jiwa yang dilengkapi dengan air mancur, kolam ikan dan taman bunga.
“Rencananya gedung baru ini akan diresmikan bersamaan dengan taman yang terletak dihalaman komplek RSJ Sambang Lihum oleh Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor pada 22 April 2019,” ungkap Iswantoro.