TERAS7.COM – RSUD Ratu Zalecha Martapura memastikan kesiapan penuh menghadapi momen 5 Rajab yang tahun ini diperkirakan berlangsung bersamaan dengan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Lonjakan jemaah diprediksi meningkat sehingga rumah sakit memperkuat layanan untuk mengantisipasi potensi kelelahan maupun gangguan kesehatan lainnya.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Ratu Zalecha, drs. Agus Dwi Karyanto, menyampaikan bahwa persiapan dilakukan lebih awal mengingat kegiatan pengamanan kesehatan ini selalu menjadi agenda tahunan.
“Secara umum kami sudah siap. Tim yang bertugas pada kegiatan sebelumnya kembali dilibatkan dan lokasi posko masih sama seperti tahun lalu,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).
Dengan estimasi pelaksanaan pada 25–27 Desember, pihak rumah sakit memprediksi lonjakan jemaah yang cukup signifikan.

“Karena berbarengan dengan Nataru, kemungkinan besar jumlah jemaah akan bertambah dan itu bisa berdampak pada meningkatnya pasien yang mengalami kelelahan atau sakit,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, RSUD menambah jumlah personel kesehatan menjadi sekitar 220 tenaga yang disiagakan di posko lapangan serta Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Yang ditambah tenaga kesehatannya, bukan jumlah posko. Posko tetap di titik tahun sebelumnya. Targetnya, kasus ringan bisa selesai di lapangan sehingga tidak menumpuk di rumah sakit,” kata Agus.
Ia juga menyebutkan bahwa keberadaan posko lapangan sangat membantu mengurai kepadatan rujukan.
“Tahun lalu sempat terjadi kemacetan ambulans ketika kembali dari rujukan karena area penuh. Tahun ini kami antisipasi lebih baik,” ujarnya.
Terkait pelayanan, Agus memastikan seluruh jemaah tetap akan mendapatkan layanan kesehatan secara optimal.
“Pelayanan tetap gratis. Untuk peserta BPJS, selama penyakitnya ditanggung, bisa tetap digunakan. Untuk kasus kelelahan, biasanya cukup istirahat dan pemberian vitamin,” terangnya.
Agus menegaskan bahwa RSUD Ratu Zalecha sudah dalam kondisi siap menghadapi momentum besar akhir tahun ini.
“Insyaallah semua aman. Persiapan kami berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, dan alhamdulillah selalu berjalan lancar. Stok obat juga mencukupi,” pungkasnya.