TERAS7.COM – Peristiwa BR Sembiring secara resmi menahkodai Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Martapura menggantikan Ahmad Tohari, yang sebelumnya menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas (Kalapas).
Diketahui, bahwa Ahmad Tohari sendiri merupakan pejabat Plt yang menggantikan Kalapas Perempuan Martapura sebelumnya yang telah wafat, Lilis Yuaningsih.
Sedangkan untuk Kalapas Perempuan Martapura yang baru, Peristiwa BR Sembiring sebelumnya merupakan pejabat di Lapas Medan sebagai Kepala Bidang Pembinaan Narapidana.
Pelantikan Kalapas Perempuan Martapura yang baru ini dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kalimantan Selatan, Jumadi di Martapura, pada Senin (02/09/2024).

Peristiwa BR Sembiring mengatakan, bahwa pembinaan di Lapas Perempuan Martapura sudah cukup baik. Meski begitu, sebagai nahkoda baru, dirinya akan berusaha bersama jajarannya meningkatkan kualitas pembinaan di Lapas Perempuan Martapura.
“Lapas Perempuan Martapura sudah cukup baik pembinaannya, namun untuk kedepannya saya akan berusaha dengan teman-teman jajaran untuk lebih meningkatkan kualitas pembinaan di sini,” ujar Peristiwa Sembiring.
Ia juga menceritakan, awal dimandatkan memimpin di Lapas Perempuan Martapura dirinya sedikit ragu dengan situasi lingkungan setempat.
Namun setelah menginjakkan kaki di Martapura, diakui Peristiwa Sembiring bahwa, masyarakat lingkungan setempat terbilang ramah, tidak berbeda dengan di Medan.
“Pertama kali diberi SK bertugas di Kalimantan, awalnya saya agak ragu, tapi setelah saya sampai di Martapura saya bersyukur, karena saya liat warga disini cukup ramah tidak ada bedanya dengan Medan,” katanya.
Peristiwa Sembiring berharap, dirinya dapat diterima sebagai pemimpin baru di Lapas Perempuan Martapura dan didukung dalam menjalankan tugas.
“Mudah-mudahan saya diterima, dan saya harap teman-teman mendukung saya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Jumadi mengatakan, bahwa mutasi atau perpindahan suatu jabatan merupakan suatu hal wajar dalam keorganisasian.
Maka itu, dirinya berharap, pergantian pemimpin ini bisa membawa Lapas Perempuan Martapura lebih maju lagi dalam melayani masyarakat.
“Harapan kami, pergantian pemimpin ini bisa melanjutkan estafet kepemimpinan dan tentunya membawa Lapas Perempuan ini lebih maju lagi kedepannya dalam rangka melayani masyarakat,” imbuhnya.