TERAS7.COM – Sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, mengikuti sesi diskusi strategis bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, serta Dirjen Perimbangan Keuangan, Luky Alfirman.
Pertemuan ini membahas berbagai tantangan ekonomi dan langkah-langkah untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada hari keenam retreat tersebut, Luhut menjelaskan bahwa DEN berperan sebagai penasihat Presiden dalam menghadapi tantangan ekonomi.
Ia menyoroti perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia, infrastruktur, dan inovasi untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Luhut juga menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.
Ia mendorong kepala daerah untuk berkolaborasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) guna memastikan transparansi dan efisiensi anggaran.
“Saya mendorong para kepala daerah untuk bekerja sama dengan BPKP dalam mengaudit anggaran daerah. Tanpa transparansi dan efisiensi, sulit bagi kita untuk maju,” tegas Luhut.
Sementara itu, Dirjen Perimbangan Keuangan, Luky Alfirman, membahas pentingnya keseimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah.
Menurutnya, kebijakan perimbangan yang tepat dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan ekonomi antarwilayah. Ia juga memaparkan strategi untuk meningkatkan pendapatan daerah dan mengurangi beban keuangan daerah.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, mengapresiasi strategi pengelolaan keuangan negara yang disampaikan Kementerian Keuangan.
“Alhamdulillah, banyak ilmu yang kami serap di penghujung retreat ini. Insyaallah, segala hal yang menyangkut kemaslahatan masyarakat akan kami prioritaskan, sesuai visi dan misi kami untuk mewujudkan Kabupaten Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab,” tukas Bupati.