TERAS7.COM – Proyek pembangunan drainase di Komplek Pondok Sejahtera Blok N dan M Jalan Ahmad Yani, Kota Banjarbaru diduga bermasalah.
Pasalnya, kontraktor pembangunan drainase di Komplek Pondok Sejahtera Blok N dan M ini, diduga melakukan pekerjaan sebelum masuk waktunya.
Adapun pembangunan drainase di lokasi ini merupakan inisiasi dari pokok pikiran (pokir) Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari.
Saat dikonfirmasi, Emi menegaskan, ranah dirinya sebagai anggota dewan hanya sebatas menggali dan memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk bisa diusulkan ke pemerintah agar mendapatkan perhatian.
“Saya sebagai anggota dewan memang tugasnya hanya menggali aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya,” ujarnya. Selasa (21/06/2022).
Sedangkan untuk penyebab kontraktor melakukan pengerjaan pembangunan drainase lebih dulu, menurut Emi tidak ada sangkut pautnya dengan dirinya sebagai anggota dewan, yang notabenenya hanya menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Karena menurutnya, penyebab hal tersebut bisa terjadi merupakan urusan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru, dan kontraktor bersangkutan.
“Persoalan kapan mengerjakan dan siapa yang mengerjakan itu urusan dinas dengan pihak ketiga (kontraktor), dan jika ada kesalahan prosedur atau teknis bisa dikonfirmasi ke pihak bersangkutan,” terangnya.
Sementara itu, saat coba dikonfirmasi perihal dugaan kontraktor yang memulai pengerjaan proyek sebelum waktunya ini ke Kepala Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Eka Yuliesda mengungkapkan bahwa hal tersebut murni karena miskomunikasi.
“Itu miskomunikasi saja, dikira kontraktornya sudah boleh kerja, padahal harus nunggu administrasi dan papan proyek siap baru boleh dikerjakan,” ungkapnya.
Lanjutnya, saat ini pekerjaan pembangunan drainase di Komplek Pondok Sejahtera blok N dan M ini dihentikan untuk sementara waktu.
“Mudahan dalam waktu dekat bisa dilanjutkan supaya tidak merugikan masyarakat,” pungkasnya.