Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Suatu Ketika di Danau Jantur
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Suatu Ketika di Danau Jantur

Maulana
Maulana 18 Juni 2018, 14.15
Share
20180618 141708
SHARE

TERAS7.COM- Penghasil air tawar kering terbesar, itulah yang diingat orang ketika mendengar nama Desa Jantur, yang terletak di Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Tenggarong Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Terletak di anak sungai pedalaman Sungai Mahakam, dengan luas wilayah 25,28 kilometer persegi.

Wilayah Desa Jantur secara geografis merupakan daerah rawa-rawa dan Danau Jantur merupakan pemukiman masyarakatnya yang sepanjang tahun berada pada genangan air.

Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan dan pengolah ikan asin hasil tangkapan nelayan.

Saat kondisi musim penghujan atau banjir produksi ikan cenderung menurun. Produksi hasil tangkapan ikan berlimpah saat air sedang surut atau musim kemarau.

Baca juga :

Intensifkan Penguatan Kapasitas SDM Kesejahteraan Sosial, Dinsos Tabalong Hadirkan Inovasi Ikan Terasi

Alasan Sewa Mobil Defender 160 Juta per Bulan, Wali Kota Samarinda: Waktu Mau Beli Gak Ada Duit

Mantap! Pemko Samarinda Sewa Land Rover Defender 160 Juta per Bulan untuk Layani Tamu VIP

Hasil tangkapan nelayan berupa ikan sepat, biawan, pepuyuh, toman, harwan/gabus, jelawat, patin bahkan udang dapat memenuhi pasar lokal Tenggarong, Samarinda, Balikpapan, Bontang, bahkan hingga Banjarmasin.

Keseharian masyarakat Desa Jantur memang sebagai nelayan, penduduk Desa Jantur hidup diatas perairan danau yang disebut sebut mereka seluas lautan.

20180618 141918
Ikan tawar kering memiliki rasa yang khas dari ikan ikan yang lain dan harganya yang lumayan bervariasi tergantung bentuk dan jenis ikan.

Di danau itulah masyarakat para nelayan ikan pergi untuk menangkap ikan.

Selain jenis ikan yang beragam, alat untuk menangkap ikan pun juga bermacam macam, tergantung dari jenis ikan apa yang ingin ditangkap.

“Di sini ikan selain menjadi makanan masyarakat sehari hari, ikan juga sebagai usaha yang dimiliki sebagian besar masyarakat. Ikan ini setelah kita keringkan akan kita pasarkan hingga ke pulau jawa,” ujar Syahrani salah seorang pedagang ikan tawar kering saat sedang menjamur ikannya dibawah matahari, Senin (18/06).

Syahrani adalah seorang pengepul dari para nelayan yang mencari ikan, dengan mempekerjakan orang untuk membersihkan ikan hasil dari tangkapan hingga mengeringkan ikan dan membungkus ikan dalam kemasan kardus untuk dikirimkan ke pulau jawa.20180618 141818

“Nanti ikan kering ini diambil oleh kapal pengangkut ikan kering untuk dipasarkan ke pulau jawa,” lanjutnya.

Dari Syahrani, harga ikan tawar kering memang bervariasi, tergantung dari jenis ikannya, misal seperti kaindia kering perkilonya seharga 13 ribu rupiah, dan ikan tauman bisa mencapai 25 ribu hingga 50 ribu perkilo.

“Kalau musim kering seperti sekarang ini, harga ikan kita jual lebih murah sebab kalau musim kering ikan mudah ditangkap, tapi kalau musim pasang kita jual lebih mahal sebab susah mendapatkan ikan,” lanjutnya.

Memang, lanjut Syahrani, kalau air sungai sedang pasang, selain sulit mendapatkan ikan juga dipengaruhi faktor cuaca dengan angin kencang yang menimbulkan gelombang air.

“Didanau itu kalau sudah air pasang, angin lagi kencang gelombang bisa mencapai 1 meter, sering sekali nelayan kita yang meninggal akibat perahunya karam,” terangnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Intensifkan Penguatan Kapasitas SDM Kesejahteraan Sosial, Dinsos Tabalong Hadirkan Inovasi Ikan Terasi

Alasan Sewa Mobil Defender 160 Juta per Bulan, Wali Kota Samarinda: Waktu Mau Beli Gak Ada Duit

Mantap! Pemko Samarinda Sewa Land Rover Defender 160 Juta per Bulan untuk Layani Tamu VIP

Usai Viral se-Indonesia, Gubernur Kaltim Batalkan Pengadaan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar

Viral Isu Beras Berbahan Kimia di Kaltim, LPK Borneo Buka Fakta Sebenarnya

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?