TERAS7.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Badaruddin Kasim (HBK) Tabalong menargetkan peningkatan kualitas pelayanan pada tahun anggaran 2026. Salah satu fokus utamanya adalah peningkatan kompetensi sumber daya manusia, khususnya tenaga kesehatan.
Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD HBK Tabalong, Setyawan Andri Wibowo, dalam rapat kerja bersama Komisi I DPRD Tabalong dan Dinas Kesehatan, Jumat (18/7/2025), di Ruang Rapat Komisi I DPRD Tabalong.
“Tahun 2026 kami prioritaskan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, baik secara profesional maupun pelayanan yang lebih ramah. Ini menjadi bagian dari upaya kami untuk meningkatkan mutu layanan di RSUD,” jelas Setyawan.
Selain peningkatan SDM, RSUD HBK juga akan memaksimalkan pengembangan sarana dan prasarana, peningkatan kebersihan rumah sakit, serta optimalisasi program Smart Hospital. Program bantuan untuk pendamping pasien rawat inap di kelas 3 juga akan terus dilanjutkan sebagai salah satu program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tabalong.
“Optimalisasi Smart Hospital yang sudah dimulai akan kami lanjutkan. Fokusnya adalah memperkuat semua aspek pelayanan yang sudah berjalan,” tambah Setyawan.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I DPRD Tabalong, Akhmad Helmi, menyambut baik rencana peningkatan kapasitas tenaga kesehatan tersebut. Ia menilai, peningkatan kompetensi, termasuk jenjang dari dokter umum ke spesialis, penting dilakukan untuk menjawab kebutuhan pelayanan medis di Tabalong.
“Peningkatan kapasitas SDM memang sangat penting, termasuk pengembangan dari dokter umum ke spesialis. Tapi perlu dilakukan secara bertahap dan sesuai kebutuhan dokter spesialis di daerah kita,” ujarnya.
Akhmad Helmi menegaskan bahwa Komisi I DPRD siap mendukung langkah RSUD HBK, terutama dari sisi anggaran, agar rencana tersebut dapat direalisasikan secara optimal.