Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: ULM Bersama Pharos Marine Jajaki Kerja Sama Teknologi Ramah Lingkungan untuk Transportasi Sungai
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

ULM Bersama Pharos Marine Jajaki Kerja Sama Teknologi Ramah Lingkungan untuk Transportasi Sungai

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 8 Desember 2025, 16.32
Share
IMG 0976 696x522 1
SHARE

TERAS7.COM – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar audiensi dengan Pharos Marine dalam agenda Response to Collaboration Inquiry and Meeting Confirmation pada Senin, 8 Desember 2025, bertempat di Fakultas Pertanian ULM. Pertemuan ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama terkait pengembangan teknologi ramah lingkungan yang berpotensi diterapkan pada moda transportasi sungai di Kalimantan Selatan.

Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dari Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), serta Kepala UPA Lab Bahasa, UPA LLB, PPLH, Tim Kantor Urusan Internasional (KUI), dan Tim MBKT. Keterlibatan banyak unit ini mencerminkan keseriusan ULM dalam membuka ruang kolaborasi strategis lintas disiplin.

Perwakilan Pharos Marine, Joe, menyampaikan bahwa tujuan kedatangan mereka ke Banjarmasin adalah untuk memperkenalkan profil perusahaan sekaligus melihat peluang kerja sama.

“Kedatangan kami ke Banjarmasin yakni dalam rangka melakukan penilaian lokasi (site assessment) untuk melihat apakah kota ini cocok untuk menjalankan program yang kami jalankan di Vietnam, apakah perairan sungai di sini mirip dengan yang ada di Vietnam. Mengingat Banjarmasin terkenal sebagai kota seribu sungai,” ujarnya dalam Bahasa Inggris.

Dalam pertemuan tersebut, Pharos Marine memaparkan sejumlah peralatan dan teknologi ramah lingkungan yang berpotensi diterapkan pada jukung atau kelotok, transportasi tradisional masyarakat sungai di Kalimantan. Teknologi tersebut dinilai dapat mendukung pengurangan emisi sekaligus meningkatkan efisiensi transportasi berbasis air.

Baca juga :

Tepis Isu Full Day School, Disdik Kabupaten Banjar Tegaskan Sekolah Tetap 6 Hari

Abdul Hadi Perluas Akses Kuliah, Program 1.000 Sarjana Balangan Kini Jangkau 3.800 Mahasiswa

Lewat Program PILAR, Mahasiswa KKN ULM Edukasi Pengelolaan Sampah ke Siswa SD

Dekan Fakultas Teknik ULM, Prof. Dr. Ir. Iphan Fitrian Radam, S.T., M.T., IPU., menyoroti sejumlah aspek yang perlu dikaji sebelum teknologi tersebut dapat diimplementasikan.

“Menarik bahwa ada poin carbon income generation dari pemanfaatan teknologi ini. Tapi kita juga harus mempertimbangkan keadaan sungai kita. Teknologi ini akan sangat bermanfaat jika mampu beroperasi di perairan sungai dangkal,” jelasnya.

Masukan lainnya juga disampaikan oleh akademisi dari bidang perikanan dan kelautan, teknik, hingga pertanian. Seluruh pandangan menegaskan pentingnya memahami konteks ekologis dan geografis Kalimantan Selatan, mengingat karakteristik sungai di daerah ini—khususnya di Banjarmasin—memiliki kedalaman, topografi, dan pola aliran yang khas sehingga perlu disesuaikan dengan kebutuhan transportasi masyarakat.

Melalui audiensi ini, ULM memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif menjalin kolaborasi internasional dan mendorong pengembangan teknologi berkelanjutan. Pertemuan ini sekaligus menjadi langkah awal dalam menghubungkan kebutuhan lokal—terutama terkait sistem transportasi sungai—dengan inovasi global yang relevan.

Ke depannya, ULM berharap penjajakan kerja sama ini dapat berkembang menjadi proyek nyata yang mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup di Kalimantan Selatan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17

You Might Also Like

Tepis Isu Full Day School, Disdik Kabupaten Banjar Tegaskan Sekolah Tetap 6 Hari

Abdul Hadi Perluas Akses Kuliah, Program 1.000 Sarjana Balangan Kini Jangkau 3.800 Mahasiswa

Lewat Program PILAR, Mahasiswa KKN ULM Edukasi Pengelolaan Sampah ke Siswa SD

Fokus Pemulihan Psikologis, ULM Ambil Langkah Sigap Kepada Kelompok KKN-LH Batulicin Irigasi

Calon Rektor ULM Cabut Nomor Urut

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?