TERAS7.COM – Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP, menerima langsung aspirasi perwakilan masyarakat terkait penyelesaian pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan.
Pertemuan tersebut berlangsung di Lobi Utama Kantor Bupati Asahan, Kamis (23/07/2026).
Dalam dialog yang berlangsung kondusif, Rianto mendengarkan masukan, pandangan, dan harapan warga.
Ia menyebut pertemuan itu sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan pemerintahan yang terbuka, partisipatif, dan responsif terhadap isu strategis.
“Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen menangani persoalan ini sesuai peraturan perundang-undangan. Kami mengedepankan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, perlindungan lingkungan hidup, serta keselamatan masyarakat,” tegas Rianto.
Menurutnya, penyelesaian Limbah B3 di fasilitas kesehatan tidak bisa ditunda karena menyangkut kesehatan publik dan kelestarian lingkungan.
Melalui dialog tersebut, Pemkab Asahan berharap dapat merumuskan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan.
Langkah ini juga diharapkan memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, adaptif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Hingga saat ini, Pemkab Asahan masih mengkaji langkah teknis lanjutan bersama Dinas Kesehatan dan instansi terkait untuk memastikan pengelolaan limbah B3 berjalan sesuai standar