TERAS7.COM – Seluruh perangkat daerah di Kabupaten Tabalong ditekankan harus memiliki komitmen bersama dalam penginputan, pembaruan, dan pengelolaan data sektoral secara berkelanjutan.
Pasalnya, dengan data geospasial yang berkualitas, pemerintah daerah dapat meningkatkan ketepatan perencanaan pembangunan, efektivitas pelayanan hingga percepatan pengambilan keputusan di berbagai sektor.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf saat membuka Sosialisasi dan Workshop Geospasial Infrastruktur Data Spasial dan Simpul Jaringan Informasi Geospasial di Fugo Hotel Banjarmasin, Senin (18/05/2026).
“Ingin sebagai upaya membangun pemahaman bahwa pengelolaan informasi geospasial bukan hanya memenuhi aspek administratif, tetapi menjadi instrumen penting dalam mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, terukur, dan berbasis data,” katanya.
Wabup juga menganggap bahwa penguatan data geospasial menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pelayanan publik yang tepat sasaran hanya dapat diwujudkan apabila pemerintah memiliki data yang valid, mutakhir, dan terintegrasi.
“Pembangunan dan pelayanan publik harus dilakukan dengan data yang akurat sehingga menjadi fondasi utama dalam pengambilan kebijakan agar program pemerintah benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar sosok yang akrab disapa Habib Taufan.
Selain itu, penguatan data geospasial juga menjadi bagian dari persiapan Tabalong dalam menghadapi penilaian Geospasial Banua Award yang akan digelar Bappeda Kalimantan Selatan.
Target Pemkab Tabalong yaitu meningkat dari kriteria berkembang ke optimal menjadi masuk ke dalam jajaran kriteria unggul.
Diketahui, sosialisasi ini diikuti para kepala SKPD Pemkab Tabalong dalam fungsinya sebagai produsen data, sementara kegiatan workshop diikuti oleh pejabat administrator, pejabat fungsional, dan staf teknis sebagai pelaksana pengelola dan pengolahan data informasi geospasial di SKPD.
Kegiatan ini digelar Bapperida Tabalong mulai 18 sampai 19 Mei 2026 dengan menghadirkan narasumber dari Kepala Bappeda Kalsel, Suprapti Tri Astuti serta tim dari Badan Informasi Geospasial (BIG) yang dipimpin Annacletus Ari Daryoto.