TERAS7.COM – Kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPD IWAPI) Kalimantan Selatan kembali membuahkan kegiatan bermakna.
Kedua lembaga tersebut menggelar kegiatan Advokasi dan Motivasi bagi 75 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura.
Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek mental dan spiritual, tetapi juga menggugah semangat kemandirian bagi para perempuan yang tengah menjalani masa pembinaan.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura, Evi Loliancy A.Md.I.P., S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi yang terjalin antara DP3AKB dan IWAPI Kalsel.
“Kami sangat berterima kasih kepada DP3AKB Provinsi Kalsel dan DPD IWAPI Kalsel atas perhatiannya. Kegiatan Advokasi dan Motivasi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan mental spiritual dan kesiapan warga binaan dalam menghadapi kehidupan sosial pasca-pemasyarakatan. Kami berharap, bekal yang didapat hari ini bisa menjadi penyemangat bagi mereka untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat sebagai individu yang lebih produktif,” ujar Evi Loliancy.
Sementara itu, kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AKB Provinsi Kalsel, Muhammad Pandu Aksana, S.Si., M.Ec.Dev., yang hadir mewakili Kepala Dinas.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya dukungan moral dan pendampingan berkelanjutan agar para warga binaan dapat kembali menjadi bagian produktif dalam masyarakat.
Selain sesi advokasi, kegiatan juga diisi dengan penyampaian materi motivasi oleh Wakil Ketua Umum DPD IWAPI Kalsel, Hj Aida Muslimah, S.E., yang membagikan pengalaman dan pandangan praktis tentang pentingnya semangat dan kemandirian.
Hj Aida memberikan motivasi dan berbagi pengalaman praktis, khususnya terkait potensi perempuan untuk bangkit dan berwirausaha. Materi yang disampaikan diharapkan dapat menumbuhkan semangat optimisme dan bekal keterampilan non-teknis bagi warga binaan.
Melalui kegiatan ini, DP3AKB dan IWAPI Kalsel berupaya menghadirkan dukungan nyata bagi kelompok perempuan yang berhadapan dengan hukum, tidak sekadar membina, tetapi juga membuka jalan untuk bangkit, berdaya, dan mandiri setelah bebas kelak.