TERAS7.COM – Wajah-wajah sumringah terlihat jelas di antara kerumunan warga Desa Kusambi Hilir, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, saat mereka berjejalan memenuhi halaman yang diubah menjadi pasar dadakan.
Ini bukan pasar biasa, melainkan pasar murah yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan.
Berbagai macam kebutuhan pokok terpajang rapi di atas meja-meja kayu. Mulai dari beras berkualitas, minyak goreng kemasan, gula pasir, tepung terigu, hingga sejumlah produk rumah tangga lainnya yang biasanya menjadi beban pengeluaran bulanan bagi keluarga.
Yang membedakan, semua komoditas ini ditawarkan dengan harga yang jauh lebih ringan di kantong.
Herlina, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kabupaten Balangan, menyampaikan bahwa inisiatif ini bukanlah sekadar acara seremonial belaka.
“Pasar murah telah menjadi bagian dari program konsisten pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meringankan beban ekonomi warga, terutama saat-saat krusial seperti menjelang hari besar keagamaan atau ketika terjadi gejolak harga di pasaran,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa di tengah situasi ekonomi yang masih penuh tantangan, keberadaan pasar murah menjadi jembatan vital bagi masyarakat untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan dasar tanpa harus mengorbankan pos pengeluaran lainnya.
“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat, terutama yang berada di wilayah pedalaman, tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang tidak memberatkan. Ini adalah cara nyata kami dalam menjaga daya beli masyarakat,” ucap Herlina sambil sesekali membantu warga yang kebingungan memilih barang.
Tak lupa, Herlina turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati dan Wakil Bupati Balangan yang terus memberikan dukungan penuh sehingga program ini bisa berjalan secara berkelanjutan dan merambah hingga ke desa-desa terpencil.
“Ke depan, kami memiliki visi yang lebih besar. Kami ingin pasar murah ini bisa menjangkau lebih banyak lagi desa di Kabupaten Balangan, serta membuka ruang kolaborasi dengan lebih banyak pihak retail modern. Dengan begitu, dampak positifnya bisa dirasakan oleh lebih banyak orang,” harap Herlina.
Sementara itu, di sudut lain lokasi pasar, Zainudin, Sekretaris Desa Kusambi Hilir, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengamati warganya yang dengan antusias memanfaatkan pasar murah tersebut.
“Ini adalah bentuk kepedulian nyata dari pemerintah daerah kepada warga kami. Terima kasih kepada Disperindag yang telah menggelar pasar murah ini. Dampaknya sangat signifikan, terutama bagi keluarga-keluarga dengan penghasilan terbatas. Beban mereka sedikit berkurang,” tandas Zainudin.
Di tengah hiruk pikuk transaksi yang terus berlangsung, terlihat jelas bagaimana program sederhana seperti pasar murah mampu menjadi penyeimbang dalam perekonomian masyarakat kecil, sekaligus menjadi bukti bahwa kebijakan yang tepat sasaran mampu menyentuh langsung kehidupan warga, hingga ke pelosok desa sekalipun.